Breaking News:

2 Kali Kirim Berton-ton Benih Jagung Berbakteri, Indonesia Akan Layangkan Surat ke Pemerintah India

Indonesia akan segera mengirimkan surat imbauan dan peringatan kepada Pemerintahan India soal impor benih jagung yang mengandung bakteri berbahaya.

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
TribunJakarta.com/Ega Alfreda
3,1 ton bibit jagung asal India yang mengandung bakteri ganas jenis 1, Pantoea Ananatis dihancurkan di Bandara Soekarno-Hatta, Rabu (31/7/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Pemerintahan Indonesia akan segera mengirimkan surat imbauan dan peringatan kepada Pemerintahan India soal impor benih jagung yang mengandung bakteri berbahaya.

Sebab, dalam tahun 2019, Indonesia sudah dua kali menerima kiriman bakteri berbahaya dari India yang terkandung dalam benih jagung dari India.

"Iya ini juga disayangkan, secara aturan internasional, Indonesia segera mengirimkan Notification Non Compliance. Tapi kami akan menyiapkan surat yang lebih mendalam lagi, bentuk teguran dari Indonesia ke India," tegas Kepala Badan Karantina Pertanian pada Kementerian Pertanian, Ali Jamil di Bandara Soekarno-Hatta, Rabu (31/7/2019).

Melalui Badan Karantina Pertanian, akan mengirimkan surat kepada Pemerintah India untuk lebih teliti dan memperhatikan soal peninjauan bibit jagung sebelum diekspor.

Juga lebih meningkatkan pengawasan di negaranya, jangan sampai merugikan negara lain si penerima hasil bibit tersebut.

"Jangan sampai kita hentikan impor dari India. Surat itu kan nanti bakal kita kaji, bakal kita teliti lagi isi imbauannya. Karena kita tidak mau terulang lagi," kata Ali.

Walau tidak berbahaya bila dikonsumsi setelah dimasak dalam tahapan tertentu, namun bakteri tersebut dapat merusak kesuburan tanah di Indonesia.

Tanaman yang sudah tertanam sebelumnya pun dapat mati seketika.

Padahal semua paket kiriman bibit tersebut dilengkapi surat-surat resmi kesehatan dari India, namun tidak berarti bisa lolos hasil tes laboratorium di Indonesia.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved