Viral di Medsos

Bocah Penjual Nasi Uduk di Depan Siloam Karawaci Sudah Empat Hari Tak Diketahui Keberadaannya

Solihin diminta untuk memastikan keberadaan Reynald dan memborong seluruh nasi uduk dan gorengan yang dibawanya hari ini

Bocah Penjual Nasi Uduk di Depan Siloam Karawaci Sudah Empat Hari Tak Diketahui Keberadaannya
TribunJakarta.com/Jaisy Rahman Tohir
Sejumlah orang berdiri di depan trotoar Rumah Sakit Siloam Karawaci, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, mencari Reynald si penjual nasi uduk, Rabu (31/7/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, KELAPA DUA - Reynald, si bocah penjual nasi uduk yang viral di media sosial, tidak terlihat di trotoar depan Rumah Sakit Siloam, Karawaci, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, hari ini, Rabu (31/7/2019).

Sekira pukul 05.30 WIB, trotoar yang berada persis di samping pintu masuk rumah sakit internasional itu, justru ditongkrongi sejumlah pria.

Setidaknya ada empat orang yang sengaja berhenti dan terlihat bingung di trotoar yang tepiannya dipagari pohon setinggi setengah meter itu.

Satu di antaranya adalah Solihin. Ia datang jauh-jauh dari Cikarang, Jawa Barat untuk menemui Reynald si penjual nasi uduk karena diutus bosnya yang merupakan pimpinan di sebuah perusahaan mesin industri.

Pesan si bos, Solihin diminta untuk memastikan keberadaan Reynald dan memborong seluruh nasi uduk dan gorengan yang dibawanya hari ini.

Selain itu, Solihin juga diminta untuk memfoto dan mencari tahu identitas serta sekilas informasi tentang kondisi keluarganya.

"Saya jauh-jauh dari Cikarang disuruh bos. Katanya kalau ada, borong semua dagangannya, foto, tanya namanya umurnya minta nomor teleponnya. Nanti bos mau gimana ya mungkin ngasih bantuan gitu ya," ujar Solihin yang mengenakan seragam perusahaan yang dipimpin bosnya itu.

Dituding Serupa dengan AHY Jika Maju di Pilwakot Solo, Gibran Rakabuming Justru Minta Maaf

Lolos Seleksi Mandiri UPN Veteran Yogyakarta? Segera Cek Jadwal Daftar Ulang & Besaran Uang Kuliah

Karena di lokasi Reynald tidak ada, Solihin hanya bisa memfoto trotoar tempat bocah itu mangkal sebagai bukti ke bosnya.

"Saya foto ya Pak, buat laporan ke bos," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved