Iduladha 2019

Dukung Larangan Gunakan Kantong Plastik, Pasar Jaya Siapkan 20.000 Besek Bambu

Dirut PD Pasar Jaya Arief Nasarudin mengatakan, besek bambu tersebut nantinya akan dibanderol dengan harga Rp 2.000 per buah.

Dukung Larangan Gunakan Kantong Plastik, Pasar Jaya Siapkan 20.000 Besek Bambu
TribunJakarta/Afriyani Garnis
Tiza Mafira (baju hitam) selaku Founder Gerakan Indonesia Diet Kantong Plastik dalam aksi tolak kantong plastik sekali pakai yang menampilkan  Monters Plastik di Pelabuhan Sunda Kelapa, Penjaringan, Jakarta Utara, Sabtu (20/7/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Guna mendukung seruan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang memgimbau warga agar tidak menggunakan kantong plastik sekali pakai (PSP) sebagai wadah daging kurban pada perayaan Iduladha, PD Pasar Jaya menyiapkan 20 ribu buah besek bambu.

Dirut PD Pasar Jaya Arief Nasarudin mengatakan, besek bambu tersebut nantinya akan dibanderol dengan harga Rp 2.000 per buah.

"Ini sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah mengurangi sampah plastik," ucapnya saat dikonfirmasi, Rabu (31/7/2019).

Meski harganya jauh lebih mahal dibandingkan kantong plastik, ia mengatakan, penggunaan besek bambu cenderung lebih aman dibandingkan penggunaan kantong plastik.

"Penggunaan kantong plastik pada makanan bisa berpotensi memicu sejumlah penyakit. Selain itu, kantong plastik juga sulit terurai," ujarnya.

"Karena itulah kami dari Pasar Jaya mengambil alternatif untuk menjual besek bambu," tambahnya.

Pertama Kali Disidang, Ashanty Deg-degan Digugat Rp 9,4 Miliar di Pengadilan Negeri Tangerang

Permasalahan Sampah: Anies Sebut Anggota DPRD DKI Salah Sasaran dan Tolak Minta Tolong ke Risma

Pengamen Tidur di Rel Stasiun Kaliwungu Tewas Terlindas Kereta Api Barang

Ia menjelaskan, penjualan puluhan ribu besek ini akan dilakukan di 112 lokasi pasar yang tersebar di seluruh wilayah Jakarta.

"Harapan kami, besek bambu ini bisa menjadi salah satu cara mengkampanyekan pengurangan sampah plastik," kata Arief.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved