Komentari Maraknya Peredaran Narkoba di Kampus, Gubernur Anies: Kami Fokus Kurangi Demand

Untuk itu, ia meminta masyarakat untuk lebih peka dan memperhatikan ciri-ciri pengguna narkoba di lingkungannya.

Komentari Maraknya Peredaran Narkoba di Kampus, Gubernur Anies: Kami Fokus Kurangi Demand
TribunJakarta/Elga Hikari Putra
Polisi saat merilis peredaran ganja jaringan kampus di Polres Metro Jakarta Barat, Senin (29/7/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, MENTENG - Gubernur Anies Baswedan angkat bicara soal maraknya peredaran narkoba di dalam kampus, baik swasta maupun negeri di Jakarta.

Menurutnya, permasalahan narkoba ini bisa memyerang siapa saja, mulai dari anak muda hingga orang dewasa.

Untuk itu, ia meminta masyarakat untuk lebih peka dan memperhatikan ciri-ciri pengguna narkoba di lingkungannya.

"Bila diantara keluarga atau di lingkungan kampung ada yang punya tanda-tanda itu, ajak bicara dan ajak rehabilitasi. Kami di Pemprov siap mendukung karena kami punya fasilitas untuk rehab," ucapnya, Rabu (31/7/2019).

Dikatakan Anies, bila ingin menanggulangi masalah narkoba ini, maka cara yang tepat ialah dengan mengurangi jumlah peminatnya.

"Kalau hanya konsentrasi memotong suplainya tapi demandnya tidak dipotong, kita akan kucing-kucingan terus seperti sekarang ini karena peminatnya tetap ada," kata Anies.

Polisi Sasar Sejumlah Kampus yang Disinyalir Terdapat Peredaran Narkoba

Disinilah, disebut Anies, peran masyarakat dan pemerintah untuk mengurangi jumlah pengguna narkoba.

"Jadi nomor satu mengurangi demand terhadap narkoba, itu tugas masyarakat dan pemerintah," ucapnya.

"Kemudian, aparat hukumlah yang bertugas menghentikan suplainya," tambahnya.

Halaman
12
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved