Sederet Fakta Bus Transjakarta Terbengkalai di Bogor, Jumlahnya Ratusan Hingga Mesin Masih Berfungsi

Ratusan bus dengan tulisan Transjakarta di bodi bus ditemukan terbengkalai di lahan kosong yang berada di Jalan Raya Dramaga

Sederet Fakta Bus Transjakarta Terbengkalai di Bogor, Jumlahnya Ratusan Hingga Mesin Masih Berfungsi
WartaKota/Gisesya Ranggawari
Ratusan bus dengan tulisan Transjakarta di bodi bus ditemukan terbengkalai di lahan kosong yang berada di Jalan Raya Dramaga, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (29/7/2019). 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Ratusan bus dengan tulisan Transjakarta di bodi bus ditemukan terbengkalai di lahan kosong yang berada di Jalan Raya Dramaga, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Menurut Camat Dramaga, Adi Henriyana, bus sebanyak 300 unit yang terbengkalai ini merupakan aset milik perusahaan bernama PT Adi Teknik Ecopindo yang sedang pailit.

"Ini bukan punya suatu usaha, hanya sebatas penyimpanan aset dari satu PT yang pailit dan sekarang dikuasakan kepada kurator/pengacara Lumbang Tobing dan rekannya," kata Adi saat dihubungi Warta Kota, Senin (29/7/2019).

"Surat yang disampaikan kepada kami, mereka ini tidak perlu melakukan proses perizinan. Hanya sebagai tempat penyimpanan barang-barang atau aset sebuah perusahaan yang dinyatakan pailit," jelasnya.

Senada yang disampaikan Adi, memang saat datang ke lokasi penyimpanan bus Transjakarta terbengkalai ini di depan gerbang lahan tertulis tanah dalam pengawasan Lumban Tobing dan rekan.

Menurut Adi, keberadaan bus-bus yang disimpan di wilayahnya itu diketahui dari laporan warga sekitar soal adanya ratusan bus yang diderek setiap malam hari.

Menurut Saprudin, warga sekitar, awalnya bus yang sudah terbengkalai itu hanya berjumlah 100 lebih sejak 2018 lalu dan sampai saat ini total mencapai 300 bus yang disimpan.

"Awalnya hanya seratusan. Tapi hampir setiap malam hari ada lagi yang datang. Sampai sekarang mungkin ada tiga ratusan," kata Saprudin kepada Warta Kota secara terpisah.

Dari pantauan Warta Kota, bus-bus ini dalam keadaan berkarat dan rusak, ada juga beberapa anjing penjaga yang berada di lahan seluas tiga hektare itu.

Di beberapa kaca bus juga tertempel tulisan "Budel Pailit PT. Putera Adi Karyajaya (Dalam Pailit) sesuai putusan perkara no.21/PDT.SUS-Pailit/2018/PN. Niaga.jkt.pst, tertanggal 20 September 2018 dalam pengawasan kurator dan pengadilan niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat".

Halaman
1234
Penulis: MuhammadZulfikar
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved