Dalami Regulasi Pungli, Inspektorat Tangsel Minta Tambahan Waktu Investigasi Kasus Rumini

Uus Kusnadi, mengatakan, pada investigasi itu, pihaknya hanya menghasilkan kesimpulan bahwa pemecatan Rumini tidak bermasalah.

Dalami Regulasi Pungli, Inspektorat Tangsel Minta Tambahan Waktu Investigasi Kasus Rumini
Warta Kota/Zaki Ari Setiawan
Guru honorer di Tangerang Selatan, Rumini (44) menunjukkan surat pemecatan di kediamannya, Jakarta Selatan, Rabu (26/6/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG SELATAN - Inspektorat Tangerang Selatan (Tangsel), masih membutuhkan tambahan waktu untuk investigasi kasus Rumini, mantan guru honorer SDN Pondok Pucung 2 yang menguak kasus dugaan pungli di sekolahnya.

Seperti diberitakan TribunJakarta.com sebelumnya, Inspektorat sudah melakukan investigasi sebelumnya selama sekira dua pekan.

Kepala Inspektorat Tangsel, Uus Kusnadi, mengatakan, pada investigasi itu, pihaknya hanya menghasilkan kesimpulan bahwa pemecatan Rumini tidak bermasalah.

"Hasilnya yang kalau pemberhentian sudah sesuai dengan ketentuan karena melanggar kontrak kerja. Kalau yang pungli masih pendalaman lagi, nambah waktu," ujar Uus saat dihubungi TribunJakarta.com.

Uus mengatakan, Inspektorat masih mendalami regulasi tentang pungli tersebut, untuk menentukan melanggar atau tidaknya aduan yang disampaikan Rumini.

"Pungli perlu pendalaman-pendalaman. Perlu referensi referensi aturan aturan dan dokumen-dokumen pendukungnya," ujarnya.

"Karena kan ini menyangkut namanya pungutan. Apa dasar sanksinya kita harus ada keberimbangan dan jelas validitasnya," tambahnya.

Inspektorat Tangerang Selatan Dapat Permintaan Khusus Soal Hasil Investigasi Kasus Rumini

Dalam penalaran regulasi terkait pungli itu, Uus mengatakan pihaknya bekerja sama dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) provinsi Banten.

Saat ini, Kamis (1/8/2019), tambahan waktu investigasi sudah berlangsung tiga hari.

Uus memperkirakan, investigasi akan rampung maksimal pada Sabtu (10/8/2019) mendatang.

"Sampai kira-kira tanggal 10 Agustus," jelasnya.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved