Riwayat Gedung STOVIA, Ketatnya Pelajar Kedokteran Belajar Sambil Ikut Pergerakan Nasional

Gedung bernama lengkap School Tot Opleiding van Indische Artsen (Stovia) merupakan sekolah untuk para pelajar pribumi dari segala suku.

Riwayat Gedung STOVIA, Ketatnya Pelajar Kedokteran Belajar Sambil Ikut Pergerakan Nasional
TRIBUNJAKARTA.COM/SATRIO SARWO TRENGGINAS
Suasana Gedung STOVIA pada Kamis (1/7/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas

TRIBUNJAKARTA.COM, SENEN - Ketatnya kehidupan belajar di STOVIA, kala itu, tertuang dalam sebuah novel roman tetralogi berjudul Jejak Langkah, karya Pramoedya Ananta Toer.

Sepenggal dialog antara seorang pribumi terpelajar bernama Minke dan Direktur Sekolah menggambarkan betapa disiplin dan tertibnya menempuh pendidikan di sana.

"Jadi tuan Minke, bagaimana pun cerdas seorang siswa, bagaimana pun kaya pengalaman lahir dan batinnya, pelajaran di sini tak dapat disambillalukan,"

Semua harus dipelajari seperti jarum menunjuk pada setiap detik. Setiap detik yang mati bisa mematikan keseluruhan. Tuan pun sudah terlambat datang pula. Tuan masih harus mengejar," kata Tuan Direktur.

Gedung bernama lengkap School Tot Opleiding van Indische Artsen (Stovia) merupakan sekolah untuk para pelajar pribumi dari segala suku.

Mereka menempuh pendidikan ilmu kedokteran di STOVIA dari tingkat pertama hingga sembilan.

Para pelajar itu tinggal di dalam Asrama selama pendidikan kedokteran di sana.

Pelajar tingkat satu hingga delapan tidur dalam sebuah ruangan memanjang yang berbentuk huruf U.

Suasana Gedung STOVIA pada Kamis (1/7/2019).
Suasana Gedung STOVIA pada Kamis (1/7/2019). (TRIBUNJAKARTA.COM/SATRIO SARWO TRENGGINAS)

Sementara tingkat terakhir, memiliki kamar sendiri yang terletak di tengah area gedung.

Halaman
1234
Penulis: Satrio Sarwo Trengginas
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved