7 Pulau di Kepulauan Seribu Tercemar Tumpahan Minyak, Anies Baswedan Panggil Pertamina

Tujuh pulau di Kabupaten Kepulauan Seribu terdampak pencemaran akibat tumpahan minyak dari bocornya sumur milik Pertamina di Perairan Karawang.

7 Pulau di Kepulauan Seribu Tercemar Tumpahan Minyak, Anies Baswedan Panggil Pertamina
Istimewa
Gubernur Anies Baswedan saat ditemui di Balai Kota usai bertemu dengan pihak Pertamina, Jumat (2/8/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Sebanyak tujuh pulau di Kabupaten Kepulauan Seribu terdampak pencemaran akibat tumpahan minyak dari bocornya sumur milik Pertamina di Perairan Karawang, Jawa Barat.

Untuk itu, Gubernur Anies Baswedan memanggil perwakilan dari pihak Pertamina dan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) untuk menjelaskan peristiwa tersebut.

Hadir dalam pertemuan ini, Direktur Hulu Pertamina Dharmawan Syamsu, VP Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman, dan Bupati Kepulauan Seribu Husain Murad.

"Pagi hari ini kami melakukan pertemuan antara Pemprov DKI Jakarta dengan pihak Pertamina dan SKK Migas. Tadi pak Dharmawan menceritakan runtutan peristiwanya, lalu langkah-langkah yang sudah dikerjakan dan juga rencana ke depan yang akan kami lakukan," ucapnya, Jumat (2/8/2019).

Dikatakan Anies, Pemprov DKI Jakarta akan bekerja sama dengan Pertamina untuk menyelesaikan permasahan pencemaran akibat tumbahan minyak (oil spill) di Kepulauan Seribu ini.

"Kedepan akan ada tim bersama dari Pemprov DKI dan Pertamina untuk mendatangi masyarakat, melihat dan berinteraksi langsung, serta memastikan bahwa apa yang menjadi masalah dari masyarakat bisa kami selesaikan, khususnya masyarakat nelayan," ujarnya di Balai Kota, Gambir, Jakarta Pusat.

"Dan yang kedua kami juga akan membahas langkah pembersihan, baik di perairan maupun di pantai," tambahnya.

Paman Rasakan Kejanggalan Aurel Anggota Paskibra Meninggal, Keluarga Minta Pemkot Usut Penyebabnya

Kisah Sukroni Jual Tuak Aren di Semanggi Sejak 1991: Pakai Pikulan Bambu, Dibawa dari Leuwiliang

Sementara itu, Direktur Hulu Pertamina Dharmawan Syamsu berjanji, pihaknya akan bertanggung jawab penuh atas peristiwa ini.

"Kami datang untuk mengatakan kami hadir untuk berdiskusi dan bertanggung jawab apapun akibat dari oil spill ini yang telah mengganggu aktifitas masyarakat disana," tuturnya.

Ia pun menyebut, pihaknya akan mengerahkan sejumlah kapal untuk membersihkan tumpahan minyak di perairan Kepulauan Seribu.

"Jadi kami bekerja sama juga dengan KKP (Kementerian Kelautan dan Perikanan), itu ada satelit imaginary yang dipakai untuk membantu pergerakan dari oil spill," ucapnya.

"Kemudian, ada beberapa kapal yang akan melakukan pengerjaan karena filosofinya spill jarus diangkat secepatnya," tambahnya.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved