Breaking News:

Ditanya Kesediaan Jika Dipilih Jadi Menteri Jokowi, Sandiaga Uno Ngakak: Saya Sangat Terhormat

Mantan Calon Wakil Presiden Indonesia, Sandiaga Uno tertawa ketika ditanya kesediaannya andai dipilih menjadi menteri Jokowi di Kabinet Kerja Jilid II

(KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTO)
Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno saat ditemui di media center pasangan Prabowo-Sandiaga, Jalan Sriwijaya, Jakarta Selatan, Rabu (29/5/2019). 

TRIBUNJAKARTA.COM - Mantan Calon Wakil Presiden Indonesia, Sandiaga Uno tertawa ngakak ketika ditanya kesediaannya andai dipilih menjadi menteri Jokowi di Kabinet Kerja Jilid II.

Sebagaimana diketahui, meski tak terpilih di Pilpres 2019, Sandiaga Uno tetap fokus untuk mengabdikan diri ke masyarakat lewat programnya Ok Oce.

Seluruh momen kesibukan Sandiaga Uno itu bisa mudah dilihat di akun Instagram resminya @sandiuno.

Dengan berbagai kesibukannya untuk mengabdikan diri ke masyarakat, lantas Sandiaga Uno mendapatkan pertanyaan mengenai kesediaannya andai dipilih jadi menteri Jokowi.

Pertanyaan tersebut didapatkannya saat menjadi narasumber dari tayangan kanal YouTube Augie Fantinus dilansir TribunJakarta.com pada Jumat (2/8/2019).

ART Dianggap Tak Kerja Karena Rumah Raffi Ahmad Berantakan, Syahnaz Kaget, Nisya Justru Kasihan

Mengapa Puan Maharani Maju Jadi Caleg Saat Berstatus Sebagai Menteri? Ini Penjelasannya

Di video tersebut, terlihat Sandiaga Uno menjawab pertanyaan dari beberapa warga net yang dibacakan oleh Augie Fantinus.

Satu diantara pertanyaan tersebut mengenai kesediaan Sandiaga Uno andai dipilih menjadi menteri Jokowi.

"Pak Sandiaga kalau ditawarin Pak Jokowi menjadi Menpora, kira-kira mau enggak?" tulis @marviyanto.

Augie Fantinus - Sandiaga Uno
Augie Fantinus - Sandiaga Uno (YouTube/Augie Fantinus)

Mendapatkan pertanyaan tersebut, lantas Sandiaga Uno senyum-senyum.

Tak cuma senyum-senyum, Sandiaga Uno lantas tertawa ngakak.

Puan Maharani Berpeluang Jadi Ketua DPR RI, Intip Harta Kekayaannya & Besaran Gaji Menteri

Apa Hukum Berkurban untuk Orang yang Sudah Meninggal? Ini Penjelasan Ustadz Adi Hidayat

"Hahaha," tutur Sandiaga Uno.

Lebih lanjut Sandiaga Uno menuturkan, ia sangat terhormat andai dipilih menjadi menteri Jokowi namun ia tetap konsisten sebagai oposisi.

Simak Videonya:

"Saya sangat terhormat tetapi kemarin kan sudah kontestansi dan Tuhan belum memberikan amanah.

Jadi sudah sebaiknya konsekuen dengan pilihan awal, tetap diluar kubu Jokowi dan mengawasinya tetapi tetap bersahabat," ucap Sandiaga Uno.

Sandiaga Uno menyatakan, ia sadar diri jika Pilpres 2019 kemarin bersebrangan dengan Jokowi sehingga tak enak rasanya jika ia justru memihak Jokowi ketika menang.

Wajibkah Makan Dulu Sebelum Shalat Idul Adha? Simak Penjelasannya!

Agung Hercules Meninggal Karena Kanker Otak Glioblastoma, Begini Sebab dan Cara Mencegahnya

"Kita sadar saat Pilpres 2019 kemarin bersebrangan. Masa tetiba Jokowi menang, kita ikut kubunya...kita harus menjaga perasaan pendukung Jokowi dan Prabowo," beber Sandiaga Uno.

Tonton Juga:

"Saling menghormati ya," kata Augie Fantinus.

Sandiaga Uno Jawab Kemungkinan Gabung di Garbi

Eks Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno satu panggung bersama inisiator Ormas Gerakan Arah Baru Indonesia ( Garbi) Anis Matta dalam diskusi bersama milenial di Jalan Raden Saleh, Jakarta, Minggu, (14/7/2019).

Usai acara Sandiaga enggan menjawab lugas ketika ditanya kemungkinan bergabung dengan Garbi yang akan bertransformasi dari Ormas menjadi Partai Politik. Ia hanya mengatakan bahwa ingin jeda dahulu berbicara politik.

"Jadi menjawab tadi (Garbi) kita jeda bicara politik dulu, kita fokus kepada hal-hal yang kita hadapi sekarang yaitu masalah utama yaitu masalah ekonomi," ujar Sandiaga.

Sandiaga Uno
Sandiaga Uno (Kompas.com)

Ia mengaku tidak mau terjebak pada siklus pesta demokrasi lima tahunan. Ia belum mau berbicara mengenai kesiapan menuju 2024 karena tahun 2019 saja belum berakhir.

Temani Jokowi Makan Bareng Jurnalis di Solo, Cara Salaman Jan Ethes Langsung Banjir Pujian

Reaksi Najwa Shihab Dengar Gibran Rakabuming Ungkap Putranya Jatuh: Ya Allah Jan Ethes

Tanggapan Kaesang Pangarep saat Atta Halilintar Ramai Diblokir & Trending di Twitter

"Jadi kita saya ingatkan kita bicara hal-hal yang ada di depan mata kita sekarang, masalah utama yang dihadapi bangsa ini adalah ekonomi khususnya mengenai harga-harga bahan pokok, mengenai biaya hidup dan juga mengenai lapangan kerja, khususnya use and employment," katanya.

Sementara itu inisator Garbi Anis Matta mengaku belum tahu apakah Sandiaga Uno akan bergabung dengan Garbi atau tidak. Karena ia sendiri belum menawarkan kepada Sandiaga untuk bergabung.

Keinginan Jeda Politik

Sandiaga Salahuddin Uno ingin rehat sejenak dari aktivitas politik termasuk urusan kepartaian, usai perhelatan pemilihan presiden (Pilpres) 2019.

Sandiaga ingin kembali fokus mengintensifkan program ekonomi kerakyatan di Indonesia.

"Saya ingin jeda politik dulu. Kita 'soft landing'. Kalau ibu-ibu kan maunya Oke Oce. Saya ingin jeda dulu dari berpolitik dan berpartai," kata Sandiaga Uno usai menghadiri acara Rapat Kerja Nasional Wanita Pengusaha Muslimah Indonesia (WPMI) di Gedung Kementerian Koperasi dan UKM, Jakarta, sebagaimana dikutip Antaranews.com, Selasa (2/7/2019).

Menurut Sandiaga Uno, dirinya kembali fokus dalam upaya mendorong ekonomi kerakyatan melalui program OKE OCE dan Rumah Siap Kerja.

Program tersebut akan melibatkan sekitar 600 kader Wanita Pengusaha Muslimah Indonesia (WPMI) yang tersebar di beberapa provinsi di Indonesia dalam upaya penyediaan lapangan kerja.

"Alhamdulillah sudah 600 anggotanya di beberapa Dewan Pengurus Daerah (DPD) pada beberapa provinsi dengan total lapangan kerja yang diciptakan sekitar lima per pengusaha, jadi sekitar 3.000 lebih lapangan kerjanya," kata Sandiaga Uno.

Sandiaga mengatakan, usai menjadi kontestan calon wakil presiden mendampingi Prabowo Subianto, dirinya ingin berkolaborasi dengan para pelaku ekonomi untuk mendorong Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) berkembang optimal.

Ia ingin mendorong para pengusaha hebat UMKM dari kalangan ibu rumah tangga agar mendapatkan pelatihan serta pendampingan dalam memasarkan produk dan modal usaha.

"Nanti jadi fokus kegiatan ke depan akan ada dua pilar utama, yakni Oke Oce dan Rumah Siap Kerja yang fokus menciptakan lapangan kerja terlatih," kata dia.

Penulis: Kurniawati Hasjanah
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved