Ibadah Haji 2019

Kapasitas Mina Perlu Ditingkatkan Sebelum Tambah Kuota Jemaah Haji, Begini Penjelasannya

Rakyat Indonesia selalu menginginkan tambahan kuota haji agar antrian untuk haji tak terlalu lama, tapi ada beberapa yang harus dipertimbangkan.

Kapasitas Mina Perlu Ditingkatkan Sebelum Tambah Kuota Jemaah Haji, Begini Penjelasannya
Tribunnews/Bahaudin/MCH2019
Suasana jemaah haji Indonesia menunggu bus sholawat untuk salat di Masjidil Haram, Jumat (26/7/2019). Cuaca panas di Makkah tak menyurutkan semangat jemaah haji Indonesia untuk salat Jumat di Masjidil Haram. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Muhammad Husain Sanusi Dari Makkah

TRIBUNJAKARTA.COM, MAKKAH – Rakyat Indonesia selalu menginginkan tambahan kuota haji agar antrian untuk haji tak terlalu lama.

Tapi ada beberapa resiko jika tambahan kuota itu tak dibarengi dengan peningkatan fasilitas yang dilakukan oleh pemerintah Arab Saudi.

Yang punya pengaruh besar adalah kapasitas di Mina.

Pengalaman Ibadah Haji Kapolsek Cengkareng, Masuk Liang Lahat Adzankan Jamaah Wafat di Tanah Suci

Jelang Puncak Pelaksanaan Ibadah Haji, Pekerja Mulai Pasang AC dan Karpet untuk Wukuf di Arafah

Disini biasanya terjadi titik sangat rawan bagi jemaah haji bahkan kerap mengerikan karena banyak tragedi Mina yang sudah memakan korban jiwa.

Mina adalah sebuah area sempit yang cukup sulit untuk menampung jutaan jemaah haji dalam waktu bersamaan.

Lukman Hakim Saifuddin sebagai Amirul Hajj menyebut penambahan kuota haji bisa menjadi pemicu terjadinya tragedi kemanusiaan jika tidak dibarengi dengan penambahan kapasitas dan daya tampung Mina.

Menurutnya penambahan kuota sejatinya merupakan kabar baik termasuk perjuangan Indonesia saat ini untuk melobi Pemerintah Arab Saudi agar memberikan kuota haji hingga 250.000 kursi.

“Sebagai Amirul Hajj, selaku Menag, tentu kita semua dan saya sebagai pribadi senang kalau kuota terus bertambah dan bertambah. Dan itu artinya antrean masa tunggu saudara-saudara kita itu semakin dekat jika kuota semakin banyak. Tapi harus diingat problem kuota itu terkait dengan kapasitas daya tampung Mina,” katanya.

Ia mengatakan, jika di Makkah banyak hotel tumbuh, Masjidil Haram diperluas, Masjid Nabawi di Madinah juga diperluas, hingga Arafah juga bisa diperluas, tapi khusus untuk Mina karena wilayahnya sangat terbatas itu jadi selama Pemerintah Saudi belum mampu meningkatkan daya tampung kapasitasnya.

Halaman
12
Editor: Siti Nawiroh
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved