Sejumlah Ahli Waris Anggota KPPS di DKI Belum Terima Dana Santunan

Deti menyebut yang jadi kendala yakni proses verifikasi data guna memastikan ahli waris berhak menerima dana santunan

Sejumlah Ahli Waris Anggota KPPS di DKI Belum Terima Dana Santunan
Tribunjakarta.com/Nur Indah Farrah Audina
Suasana di kediaman Djoko Susilo, Ketua KPPS di TPS 33 Kelurahan Tengah yang meninggal di RSUD Pasar Rebo 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, PULOGADUNG - Sejumlah ahli waris anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di wilayah DKI Jakarta hingga kini belum menerima dana santunan yang dijanjikan pemerintah.

Komisioner KPU DKI Divisi Sumber Daya Manusia (SDM), Deti Kurniawati mengatakan baru sebagian ahli waris anggota KPPS jajaran KPU DKI yang menerima santunan.

Namun dia tak merinci berapa jumlah ahli waris anggota KPPS di wilayah DKI Jakarta yang belum menerima santunan dan berapa yang sudah.

"Sebagian sudah di SK kan dan sudah cair Alhamdulillah, yang lain masih proses di SK kan dan menunggu," kata Deti di Pulogadung, Jakarta Timur, Jumat (2/8/2019).

Padahal KPU DKI sempat menargetkan dana santunan sudah diterima seluruh ahli waris anggota KPPS pada tanggal 25 Juni 2019 lalu.

Deti menyebut yang jadi kendala yakni proses verifikasi data guna memastikan ahli waris berhak menerima dana santunan.

Ditanya Kesediaan Jika Dipilih Jadi Menteri Jokowi, Sandiaga Uno Ngakak: Saya Sangat Terhormat

Camat Matraman Bantah Minta Sapi ke Penjual Hewan Kurban

Sebelumnya, Komisioner KPU Jakarta Timur Divisi SDM Tri Endraningsih menuturkan hingga tanggal 10 Mei 2019 lalu tercatat ada 17 anggota KPPS di Jakarta Timur yang meninggal.

Penghitungan hingga tanggal 10 Mei karena anggota KPPS memiliki masa tugas sejak 10 April dan berakhir pada 9 Mei 2019.

"Nanti yang menentukan berhak atau tidaknya menerima santunan KPU RI, jadi berkas yang diserahkan ahli waris ke KPU Jakarta Timur diserahkan ke KPU RI," ujar Retno.

Sebagai informasi, pemerintah melalui Kementerian Keuangan menyetujui permintaan KPU RI agar seluruh pahlawan demokrasi yang gugur selama Pemilu 2019 mendapat santunan.

Yakni Rp 36 juta bagi anggota yang meninggal dan cacat permanen, Rp 16,5 juta untuk anggota yang mengalami luka berat, dan Rp 8,25 juta bagi yang mengalami luka sedang.

Penulis: Bima Putra
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved