Ancam Sebar Foto Vulgar, Pria di Depok Peras Korbannya Rp 10 juta

Kemudian, hubungan tersebut diabadikan dalam sebuah bentuk foto yang digunakan untuk kepentingan pribadi.

Ancam Sebar Foto Vulgar, Pria di Depok Peras Korbannya Rp 10 juta
ISTIMEWA/Dokumentasi Polresta Depok
Barang bukti uang tunai jutaan rupiah yang diminta pelaku pada korban. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, SAWANGAN - YS (20) diringkus anggota Kepolisian lantaran melakukan pemerasan terhadap korbannya berinisial WA (20).

Pemerasan tersebut berawal ketika korban menjalin hubungan dengan seorang teman wanitanya.

Kemudian, hubungan tersebut diabadikan dalam sebuah bentuk foto yang digunakan untuk kepentingan pribadi.

Namun, hubungan korban dengan teman wanitanya pun kandas, dan disitulah teman wanita korban mulai menjalin hubungan dengan pelaku.

"Teman wanita korban menjalin hubungan dengan pelaku yang mendapati foto vulgar korban di handphone teman wanitanya. Kemudian pelaku mempunyai niat untuk memeras korban dengan cara mengancam akan menyebarkan foto tersebut apabila korban tidak mengirimkan sejumlah uang," ujar Kasar Reskrim Polresta Depok Kompol Deddy Kurniawan ketika dikonfirmasi kasus tersebut, Sabtu (3/8/2019).

Buntutnya, korban pun memberikan uang sebesar Rp 2 juta kepada pelaku lantaran takut atas ancamannya tersebut.

Setelah mendapat uang sebesar Rp 2 juta tersebut, pelaku pun masih belum puasa dan kembali meminta uang sebesar Rp 10 juta pada korban dengan ancaman yang sama.

Akhirnya, pelaku pun menyepakati permintaan korban setelah sebelumnya berkoordinasi dengan petugas Polresta Depok.

"Disepakati Rp 10 juta dengan cara ketemuan, dan anggota Polresta depok bekerjasama dengan korban memancing pelaku dan melakukan undercover seolah-olah menjadi pengunjung pada TKP yang telah disepakati dan benar pelaku terpancing dan datang ke TKP," tambah Deddy.

Setelah pelaku tiba di lokasi yang disepakati yang mana merupakan sebuah warung kopi di kawasan Mampang, Pancoran Mas, Kota Depok, petugas pun menunggu korban menyerahkan uang tersebut pada pelaku.

"Setelah uang diserahkan saat itu juga pelaku dan barang bukti diamankan untuk ditindak lanjut di Polresta Depok," kata Deddy.

Deddy mengatakan, atas perbuatannya pelaku terancam dijerat Pasal 368 dan atau 369 KUHP, dengan ancaman kurungan penjara sembilan tahun lamanya.

Penulis: Dwi putra kesuma
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved