Dianggap Meresahkan Warga, WNA Ilegal Tinggal Dekat Bandara Soekarno-Hatta Diamankan Imigrasi

Terutama kawasan Kalideres dan Cengkareng, Jakarta Barat yang dinilai oleh Kantor lmigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta.

Dianggap Meresahkan Warga, WNA Ilegal Tinggal Dekat Bandara Soekarno-Hatta Diamankan Imigrasi
TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA
53 WNA yang diamankan Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta di kawasan Jakarta Barat karena melanggar aturan keimigrasian, Sabtu (3/8/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Ternyata masih banyak Warga Negara Asing (WNA) yang tidak dilengkapi oleh dokumen resmi kenegaraan dekat kawasan Bandara Soekarno-Hatta dan sekitarnya.

Terutama kawasan Kalideres dan Cengkareng, Jakarta Barat yang dinilai oleh Kantor lmigrasi Kelas I Khusus TPI Bandara Soekarno-Hatta.

Sebab dalam dua hari, jajaran Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta berhasil mengamankan sebanyak 53 WNA yang tidak dilengkapi dokumen kenegaraan alias ilegal.

"Karena dua wilayah ini memang kerap banyak WNA asing kulit hitam. Dalam dua hari, petugas kami berhasil menjaring 53 WNA kulit hitam yang kami nilai ilegal," kata Kepala Kantor Imigrasi Kelas 1 Khusus Soekarno-Hatta, M.T Satiawan, Sabtu (3/8/2019).

Menurutnya, mereka ditangkap karena beberapa darinya tidak dapat menunjukan visa untuk tinggal di Indonesia.

Ada pun sebagian kecil dari mereka memang sudah dinyatakan lengkap secara administratif namun sudah melebihi batas yang ditentukan alias overstay.

15 WNA Asal Afrika Terjaring Operasi Imigrasi di Apartemen Green Pramuka City

"Sebagian besar mereka ini tidak dilengkapi oleh surat-surat, tapi 10 persennya memang surat lengkap tapi sudah kedaluarsa, kalau sebutan kami itu overstay," ujar Satiawan.

Adapun ke-53 orang tersebut terdiri dan 40 orang WNA asal Nigeria, dua orang WMA India, empat orang warga negara Togo dan tujuh orang asal Ghana.

Puluhan WNA asing tersebut diamankan dan dilakukan penindakan keimigrasian saat tim Imgrasi Bandara Soekarno-Hatta melakukan sweeping di Apartemen City Park, Cengkareng dan Apartemen Green Park View Daan Mogot, Jakarta Barat.

"Ke-53 WNA saat ini sudah berada di ruang detensi Imigrasi Soekarno-Hatta untuk pemeriksaan lanjut sesuai aturan yang berlaku. Mereka ditahan juga awalnya laporan dari warga yang merasa resah," tutur Satiawan.

Dari tangan mereka, diamankan pula puluhan barang bukti berupa paspor, belasan laptop dan puluhan handphone.

Menurut Satiawan, mereka diduga tinggal di Indonesia melakukan tindak kriminal cyber crime untuk menipu warga negara Indonesia.

"Ini masih dugaan, untuk selanjutnya masih kami jalani pendalaman. Untuk pasal dan hukuman kami serahkan sepenuhnya ke kawan kepolisian," kata Satiawan.

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved