Jokowi & Djarot Saiful Hidayat Tanggapi Polusi Udara Ibu Kota hingga Berikan Saran ke Anies Baswedan

"Kita dorong ERP. Jadi kalau ada yang punya mobil enggak mau naik angkutan umum bisa masuk ERP, bayar. Kalau angkutan umum enggak bagus ya diperbagus,

Jokowi & Djarot Saiful Hidayat Tanggapi Polusi Udara Ibu Kota hingga Berikan Saran ke Anies Baswedan
Tribunnews.com/Herudin
Pekatnya polusi kendaraan bermotor menyelimuti sejumlah Gedung-gedung perkantoran dan rumah penduduk yang menyebabkan pencemaran udara di Jakarta, Jumat (12/7/2013). Tingginya tingkat pencemaran udara yang disebabkan meningkatnya jumlah populasi kendaraan bermotor yang menjadikan ancaman bagi warga Jakarta rentan terkena berbagai penyakit, seperti paru-paru, kanker, dan penyakit Infeksi saluran pernafasan atas (ISPA). TRIBUNNEWS.COM/HERUDIN 

TRIBUNJAKARTA.COM - Presiden Joko Widodo meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk memperbanyak transportasi umum yang menggunakan tenaga listrik.

Hal itu perlu dilakukan untuk mengurangi polusi udara di Ibu Kota.

Apalagi, kualitas udara di Jakarta tercatat sebagai salah satu yang terburuk di dunia.

"Ya mestinya sudah dimulai. Kita harus mulai segera paling tidak transportasi umum, bus-bus.

Nanti akan saya juga sampaikan ke Gubernur, bus-bus listrik, taksi listrik.

Sepeda motor yang kita sudah bisa produksi, mulai listrik," kata Jokowi di Stasiun MRT Bundaran HI, Jakarta, Kamis (1/8/2019).

Jokowi juga menilai bahwa Gubernur DKI Jakarta harus melakukan upaya untuk memaksa para warganya menggunakan transportasi umum.

Tapi, Jokowi ‎menyerahkan sepenuhnya kepada Anies dalam mengatasi masalah polusi di Ibu Kota ini.

Menurutnya, penerapan Elektronik Road Pricing (ERP) bisa pula menjadi pilihan untuk diterapkan agar masyarakat beralih ke transportasi umum.

"Skemanya seperti apa? Seterah kepada gubernur. Apakah lewat elektronik road pricing, yang segera dimulai, sehingga orang mau tidak mau harus masuk ke trasportasi umum massal," tegasnya.

Halaman
1234
Penulis: wahyu tribun jakarta
Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved