Maling 1.000 Dolar Singapura di Indekos Depok, Arthur Sempat Pulang Kampung Sebelum Diringkus Polisi

Selanjutnya, pelaku pun pulang ke kampung halamannya di Manado selama beberapa hari sebelum akhirnya memutuskan untuk kembali ke Depok.

Maling 1.000 Dolar Singapura di Indekos Depok, Arthur Sempat Pulang Kampung Sebelum Diringkus Polisi
ISTIMEWA/Dokumentasi Polresta Depok
Barang bukti uang asing hasil curian pelaku. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, BEJI – Terjadi tindak pidana pencurian uang dari dalam sebuah indekost yang dihuni Roy Darmawan (42) di Jalan Karet No.12, Pondok Cina, Beji, Kota Depok, pada Rabu (24/7/2019) silam.

Pelakunya adalah Arthur Apri Sambuaha (36), pria yang juga indekos dan jaraknya hanya sekira 100 meter dari kamar kos korban.

Kasat Reskrim Polresta Depok Kompol Deddy Kurniawan mengatakan, pencurian tersebut bermula ketika korban tengah keluar dan pelaku masuk kedalam kosan korban dengan cara menjebol gembok kunci pintu.

Kemudian, pelaku pun langsung menggasak uang pecahan rupiah hingga dolar yang disimpan korban didalam lemari dan diselipkan ditengah tumpukan buku.

Melintas Sebelum Jam Operasional, 21 Truk Angkut Tanah Terjaring Operasi di Kota Depok

“Pelaku mengambil uang sebanyak 1000 Dolar Singapura serta beberapa lembar uang asing dan uang rupiah kurang lebihnya sebanyak Rp 4.5 juta milik korban,” ujar Deddy pada wartawan, Sabtu (3/8/2019).

Tiga hari usai menguras harta korban tepatnya pada Sabtu (27/7/2019), Arthur menukarkan uang 1000 dollar Singapura curiannya di tempat penukaran uang di Jalan Margonda, Kota Depok.

Selanjutnya, pelaku pun pulang ke kampung halamannya di Manado selama beberapa hari sebelum akhirnya memutuskan untuk kembali ke Depok.

“Setelah kami mendapat informasi yang bersangkutan telah kembali, pada Kamis (1/8/2019) langsung dilakukan penangkapan terhadap pelaku di kamar kosnya,” jelas Deddy.

Saat ini, pelaku pun telah mendekap dibalik jeruji besi ruang tahanan Mapolresta Depok untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, dan terancam dijerat Pasal 363 KUHP.

“Pasal yang dikenakan Pasal 363 KUHP tentang tindak pidana pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman pidana penjara lima tahun lamanya,” ujarnya.

Penulis: Dwi putra kesuma
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved