Mati Lampu
KRL Commuterline Belum Beroperasi, Reza dan Ilham Bawa Dimsum Pesanan ke Tanah Abang Pakai Motor
Setelah menunggu sekira hampir satu jam, Reza memutuskan beranjak untuk berangkat menggunakan sepeda motornya ketimbang KRL Commuterline.
Penulis: Jaisy Rahman Tohir | Editor: Y Gustaman
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir
TRIBUNJAKARTA.COM, SERPONG - Belum beroperasinya KRL Commuterline menghambat banyak urusan penumpang yang bergantung pada angkutan massa itu.
Dua di antaranya adalah Reza dan Ilham. Mereka takut telat membawa dimsum pesanan.
Sekira pukul 15.00 WIB, MInggu (4/8/2019), Reza dan Ilham terlihat duduk berdua di depan motornya yang memuat beberapa kotak transparan berisi dimsum di Stasiun Rawa Buntu, Serpong, Tangerang Selatan.
Kotak itu dimasukkan ke dalam plastik merah agar lebih mudah dijinjing.
Reza berencana membawa dimsum itu ke pemesannya di Pasar Tanah Abang via Commuterline.
"Mau dibawa ke Tanah Abang," ujar Reza.
Setelah menunggu sekira hampir satu jam, mereka memutuskan beranjak untuk berangkat menggunakan sepeda motornya.
"Naik motor saja bang, pelan-pelan," sambung dia.
Irwan, pegawai KRL Commuterline, mengatakan gangguan belum bisa diperlirakan sampai kapan.
Ia menjelaskan gangguan disebabkan karena listrik mati di sekitar Jabodetabek.
Pihaknya sedang menunggu koordinasi dari PLN untuk bisa beroperasi lagi.
"Kita nunggu dari PLN dulu. Iya gangguannya gangguan listrik.
Sejak pukul 11.50 WIB, sampai saat ini pukul 16.00 WIB, gangguan masih belum berakhir.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/pembawa-dimsum-telat.jpg)