Mati Lampu

Cegah Kebakaran, Warga Diimbau Gunakan Kaca Sebagai Alas Lilin

Selain wadah penempatan lilin juga harus diperhatikan, terlebih saat hendak ditinggal tidur agar api tak menjilat barang-barang di sekitarnya.

TribunJakarta.com/Pebby Adhe Liana
Lilin ala rumahan yang praktis dan mudah dibuat saat dalam keadaan darurat. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, MATRAMAN - Penggunaan lilin sebagai ganti penerangan selamanya mati lampu berpotensi memicu kebakaran bila tak ditempatkan dengan benar saat ditinggal tidur.

Kasi Ops Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (PKP) Jakarta Timur, Gatot Sulaeman mengatakan sebaiknya lilin ditempatkan dalam wadah beralas kaca.

"Yang paling aman memang lilin diberikan alas piring berbahan dasar kaca. Jadi ketika meleleh, lilin tersebut tidak bersentuhan dengan benda yang mudah terbakar," kata Gatot di Matraman, Jakarta Timur, Senin (5/8/2019).

Selain wadah penempatan lilin juga harus diperhatikan, terlebih saat hendak ditinggal tidur agar api tak menjilat barang-barang di sekitarnya.

Gatot menuturkan lilin yang sebelumnya ditempatkan di tempat tinggi diturunkan ke lantai agar tak jatuh ketika warga terlelap.

"Ketika mau ditinggal tidur taruh saja di lantai. Kemudian jangan ada bahan-bahan yang mudah tebakar di dekatnya," ujarnya.

Gatot menyebut penggunaan lilin saat mati lampu sebenarnya tak masalah selama dilakukan dengan hati-hati.

Anggota Baru DPRD Kota Bandung Ini Kaget Besaran Mencapai Puluhan Juta: Oh Sebesar Itu

Imbas Aksi Demo, Kemacetan Terjadi di Jalan Iskandarsyah Menuju Mabes Polri

Pemadaman Listrik Bergilir, RSU Tangsel Tak Terganggu

Namun guna menghindari hal-hal tak diinginkan dia menyarankan lilin sebaiknya dimatikan saat ditinggal tidur.

"Lebih baik tak menggunakan lilin kalau mau tidur, yang terpenting hindari menempatkan lilin dekat barang-barang mudah terbakar," tuturnya.

Sejak Minggu (4/8/2019) saat PT PLN mulai melakukan pemadaman di wilayah Jawa Barat hingga dini hari tadi tercatat delapan kasus kebakaran

Penulis: Bima Putra
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved