Mati Lampu

Korsleting Listrik Diduga Penyebab Kebakaran di Jalan Tanah Tinggi, 250 Orang Terdampak

Kasie Sektor Pemadam Kebakaran Kemayoran, Unggul Wibowo, mengatakan kebakaran di Jalan Tanah Tinggi diduga korsleting listrik.

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat | Editor: Y Gustaman
TribunJakarta.com/Muhammad Rizki Hidayat
Suasana kebakaran yang terjadi di Jalan Tanah Tinggi, Jakarta Pusat, Senin (5/8/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, JOHAR BARU - Kasie Sektor Pemadam Kebakaran Kemayoran, Unggul Wibowo, mengatakan kebakaran di Jalan Tanah Tinggi diduga korsleting listrik.

"Dugaan sementara akibat korsleting listrik. Kami masih cari tahu," kata Unggul Wibowo kepada wartawan di Jalan Tanah Tinggi, Jakarta Pusat, Senin (5/8/2019).

Unggul mengatakan pihaknya menurunkan sekitar 20 unit mobil pemadam kebakaran dari Jakarta Pusat dan dua unit lagi dari Jakarta Timur.

Tim pemadam mendapat laporan kebakaran tersebut pada sekira pukul 10.15 WIB.

"Kami menerima berita laporan dari warga setempat. Api sempat membesar, tapi berhasil kita taklukan," Unggul menjelaskan.

Sekira pukul 12.15 WIB, Unggul bersama tim Damkar di lokasi telah menyelesaikan tugasnya.

"Pukul 12.15 WIB tim Damkar selesai bekerja dan situasi aman," ujar Unggul menggunakan handy talkie (HT) kepada rekan pemadam lainnya.

Menyoal kerugian, kata Unggul, belum dapat diketahui. Dalam kejadian ini tak ada yang mengalami luka-luka atau korban meninggal dunia.

"Sementara masih dalam pencarian soal informasi kerugiannya. Kalau yang meninggal dunia atau luka-luka tidak ada," ucapnya.

Namun, korban jiwa yang mengalami kebakaran tersebut sekiranya terdapat 50 Kepala Keluarga (KK) dan sekitar 250 jiwa.

"Ada 15 rumah kontrakan termasuk kios," tutup Unggul yang juga selaku perwira piket di lokasi.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved