Breaking News:

Mati Listrik

Listrik Kembali Padam, Mengapa Pemulihannya Terjadi Lebih dari 24 Jam? Ini Penjelasan PLN

Pelaksana Tugas Direktur Utama PLN, Sripeni Inten Cahyani menuturkan alasan mengapa pemulihan listrik terjadi lebih dari 24 jam.

Penulis: Kurniawati Hasjanah | Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Kompas.com
Ilustrasi Listrik 

"Guncangan ini tidak baik, kalau dibiarkan maka pembangkit yang masih normal bisa lepas.

Raja Thailand Lantik Mantan Pacar Jadi Selir Resmi Kerajaan di Depan Sang Istri, Begini Faktanya

Hadir di Ulang Tahun Putri Kahiyang Ayu, Penampilan Selvi Ananda Ramai Diperbincangkan

Secara proteksi, kesisteman melepaskan diri ini, putus. Tasik, Depok putus. Begitu Tasik, Depok putus, timur masih normal pembangkit dan sistemnya normal, barat lama-lama turun frekuensinya menyebabkan pembangkit-pembangkit yang terhubung secara keamanan sudah melepaskan diri otomatis perlindungan terhadap mesin pembangkit.

Lepas-lepas-lepas sehingga terjadi pemadaman," ucap Sripeni Intan Cahyanti.

Sripeni Intan Cahyani menyatakan, untuk menormalkan kembali pembangkit listrik tersebut dibutukan waktu yang lumayan lama.

Simak Videonya:

Ia pun memberikan contoh untuk PLTU, yang harus dalam kondisi dingin agar bisa beroperasi lagi.

"PLTU kalau dia terlalu lama lepas, terlalu lama tidak terhubung dan beroperasi maka dia harus mulai dengan cold start beroperasi dari cold, dingin. Dingin itu lebih 8 jam. Baru bisa beroperasi normal, karena apa? didalam sistem itu ada semacam peralatan yang memproduksi uap, uap itu menggerakan turbin, turbin menjadi listrik," jelas Sripeni Intan Cahyanti.

Puan Maharani Berpeluang Jadi Ketua DPR RI, Intip Harta Kekayaannya & Besaran Gaji Menteri

Tips Mudah Anti Kolesterol Naik, Demi Tetap Bisa Santap Daging di Hari Raya Idul Adha

Sripeni Intan Cahyanti menegaskan, penanganan pemulihan listrik dibutuhkan lebih dari 8 jam dimulai sejak PLTU Suralaya mendapatkan pasokan listrik dari Balaraja.

"Sekitar 17.40 WIB, listrik masuk dari Balaraja ke Suralaya tapi kondisinya sudah dingin jadi butuh waktu 8 jam. Maka dini hari tadi unit 3 sudah masuk," jelas Sripeni Intan Cahyanti.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved