Pedagang Bendera Musiman Pinggir Jalan, Pernah Keliling Indonesia Kini Betah Jualan di Bekasi

"Sudah dari awal bulan jualan, insya allah sampai dua minggulah jualan di Bekasi," kata Agus kepada TribunJakarta.com.

Pedagang Bendera Musiman Pinggir Jalan, Pernah Keliling Indonesia Kini Betah Jualan di Bekasi
TribunJakarta/Yusuf Bachtiar
Agus pedagang bendera di Jalan Chairil Anwar Bekasi Timur saat dijumpai, Selasa (6/8/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI TIMUR - Pemandangan yang sering muncul ketika memasuki bulan Agustus yakni keberadaan pedagang bendera di pinggir jalan. Di Kota Bekasi misalnya, beberapa ruas jalan kini telah ramai dijumpai penjual bendera yang menjajakan dagangannya.

Mereka menggunakan tambang atau tali dibentangkan diantara tiang atau pepohonan pinggir jalan. Tali dan tambang itu digunakan untuk membuat lapak dadakan agar dapat memajang bendera dengan berbagai jenis, ukuran dan bentuk.

Salah satu jalan yang marak dijumpai pedagang bendera yakni di Jalan Chairil Anwar Bekasi Timur. Tidak kurang empat pedagang bendera berjajar di sepanjang jalan tersebut dengan jarak antar sesamanya kira-kira 100 sampai 200 meter.

Satu dari sekian banyak pedagang itu bernama Agus Supandi (32), pria asli Garut Jawa Barat ini sudah hampir satu minggu berjualan di Bekasi. Lapak jualan benderanya berada tepat di seberang Gedung DPRD Kota Bekasi.

"Sudah dari awal bulan jualan, insya Allah sampai dua minggulah jualan di Bekasi," kata Agus kepada TribunJakarta.com.

Agus berangkat dari kampung halamannya di daerah Kecamatan Leles, Kabupaten Garut Jawa Barat bersama dua orang kerabatnya. Mereka mengontrak sebuah rumah tidak jauh dari gedung DPRD Kota Bekasi.

"Di sana (sambil nunjuk ke jalan) saudara saya yang jualan, didepan nanti ada jualan bendera lagi ponakan saya," ungkap Agus saat memberitahu pedagang disepanjang Jalan Chairil Anwar adalah saudaranya.

Berjualan bendera di Bekasi sudah dilakoni Agus sejak 2012, di kota ini menurut Agus cukup ramai pembeli dan sudah memiliki pelanggan yang hampir setiap tahun membeli bendera atau pernak pernik tujuh belasan di tempatnya.

"Bekasi deket juga dari Garut naik bus kesininya, bawa 4 karung, enggak terlalu jauhlah paling jualan disini cuma dua minggu," jelas dia.

Halaman
12
Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved