Idul Adha 2019

Satpol PP DKI Tindak Pedagang Hewan Kurban yang Berjualan di Trotoar

Kepala Satpol PP DKI Jakarta Arifin mengatakan, pihaknya telah menindak para pedagang hewan kurban yang masih nekat berjualan di atas trotoar.

Satpol PP DKI Tindak Pedagang Hewan Kurban yang Berjualan di Trotoar
Warta kota/henry lopulalan
PENJUAL HEWAN KURBAN - Pedagang hewan korban masih nekat jualan hewan kurban di trotoar Jalan Raya Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin(20/8/2018). Kambing dan sapi memenuhi trotoar hingga menganggu penguna jalan. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Kepala Satpol PP DKI Jakarta Arifin mengatakan, pihaknya telah menindak para pedagang hewan kurban yang masih nekat berjualan di atas trotoar.

Pasalnya, sesuai dengan instruksi gubernur (Ingub) Nomor 46 Tahun 2019, para penjual hewan kurban dilarang berjualan di jalur hijau, taman kota, trotoar, dan fasilitas umum lainnya.

"Sudah beberapa tempat dilakukan (penertiban), hanya saja parsial dilakukan di masing-masing wilayah, tingkat kota hingga kecamatan," ucapnya, Selasa (6/8/2019).

"Tapi tetap peringatan sesuai standar operasional prosedurnya, sepertinya peringatan satu, dua, tiga. Selalu seperti itu," tambahnya menjelaskan.

Selain menindak para penjual tersebut, Arif mengatakan, setiap harinya petugas Satpol PP juga melakukan penyisiran guna mencegah para penjual hewan kurban menggelar lapaknya di lokasi-lokasi yang tidak diperbolehkan.

"Setiap harinya kami melakukan kegiatan menghalau, patroli hingga penjagaan agar ketika orang mau menempatkan kurban sudah di halau," ujarnya.

Resmi Meluncur di Indonesia, Ini Harga Vivo Y15 Lengkap dengan Spesifikasinya

Terungkap Motif Sopir Angkot Bunuh Amelia Alumni IPB: Korban Melawan Hingga Tulang Leher Patah

Sesuai dengan Ingub Nomor 46 Tahun 2019 itu, ia pun meminta para lurah dan camat untuk menyosialisasikan dan memberikan fasilitas tempat hewan kurban yang bisa digunakan untuk berdagang.

"Sesuai dengan Ingub kan sudah jelas, di situ para Wali Kota, camat, lurah menginventarisasi para pedagang hingga melarang mereka menempatkan kurban di tempat yang dilarang," kata Arifin.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved