Viral Oknum Mengaku Polisi Hendak Geledah Rumah di Bekasi, Begini Penuturan Korban

Ismanuyono kala itu belum melapor ke Polisi setempat, tapi sekelompok orang itu kabur ketika dia meminta bantuan kepada saudaranya

Viral Oknum Mengaku Polisi Hendak Geledah Rumah di Bekasi, Begini Penuturan Korban
TribunJakarta/Yusuf Bachtiar
Pemilik rumah Ismanuyono saat dijumpai di kediamannya di Perumahan Kemang Pratama Bekasi, Selasa (6/8/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Belum lama ini viral sebuah pesan berantai whatsapp, terkait pengalaman seorang warga Perumahan Kemang Pratama Bekasi yang didatangi sekelompok orang mengaku polisi hendak menggeledah rumah.

Dalam pesan berantai itu, sekelompok orang tersebut hendak memaksa kepada pemilik rumah untuk masuk ke dalam. Alasannya, mereka menuduh bahwa di rumah itu terdapat barang bukti bernahaya yang disembunyikan.

TribunJakarta.com kemudian mencoba mendatangi rumah korban pada, Selasa (6/8/2019). Dalam redaksi pesan berantai itu, tertulis pemilik rumah atas nama Lina Ismanuyono, Perumahan Kemang Pratama, Jalan Niaga 1, Blok B-16, Kota Bekasi.

Rumah dengan warna cat cokelat muda, berpagar besi warna abu-abu itu terlihat sepi, namun setelah dibunyikan bel lonceng yang tergantung di pagar, seorang penghuni rumah langsung kelur.

Awalnya, seorang wanita muda yang datang menjamu, ketika ditanya pemiliknya rumah, ia lantas memanggilkan seorang pria dengan rambut agak beruban. Ketikan ditanya soal kejadian yang sempat viral, Ismanuyono, nama pria tersebut langsung membenarkan.

"Udah ketinggalan jaman itu, kejadian tahun 2014," kata Ismanuyono kepada wartawan TribunJakarta.com.

Peristiwa itu memang benar terjadi, dia menceritkan kala itu beberapa orang pria menggubakan mobil datang ke rumahnya. Mengaku sebagai polisi dan menuduh bahwa di rumahnya merupakan tempat produksi narkoba.

"Kejadiannya benar, siang waktu itu, saya sendiri yang hadapin orang-orang ngaku dari polisi," ungkapnya.

Ismanuyono saat itu tidak langsung percaya, dia lantas meminta mereka untuk menunjukkan surat-surat dinas atau tanda identitas dari instasi tempat mereka berasal.

Halaman
12
Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved