Piala Indoensia

5 Fakta Aksi Penyerangan Terhadap Suporter PSM di Kafe Komandan Tebet

nobar final Piala Indonesia 2018 oleh suporter PSM Makassar di kafe Komandan, Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (6/8/2019), berujung kericuhan.

Tribunnews/Abdul Majid
Suasana kafe komandan di kawasan Tebet setelah terjadi penyerangan usai nonton bareng laga Final Piala Indonesia. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, TEBET - Acara nonton bareng (nobar) final Piala Indonesia 2018 oleh suporter PSM Makassar di kafe Komandan, Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (6/8/2019), berujung kericuhan.

Penyebabnya, puluhan suporter PSM yang berada di dalam kafe diserang sekelompok orang yang diduga oknum pendukung Persija Jakarta.

Suporter PSM yang berjumlah 30 orang diserang menggunakan batu, botol, hingga petasan.

TribunJakarta.com merangkum sederet fakta tentang aksi penyerangan tersebut.

1. Pelaku Penyerangan Terprovokasi Selebrasi Suporter PSM

Tak lama setelah PSM menaklukkan Persija 2-0 dan keluar sebagai kampiun Piala Indonesia 2019, para suporter di acara nobar melakukan selebrasi dengan berjoget-joget.

Secara kebetulan, sejumlah oknum pendukung Persija tengah melintas di depan kafe di Jalan Abdullah Syafei, Tebet.

Tak terima dengan selebrasi tersebut, oknum pendukung itu pun langsung melempari suporter PSM dengan batu.

"Itu yang melakukan pelemparan karena melihat suporter PSM berjoget sehingga memancing situasi lebih panas," ujar Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Indra Jafar.

Halaman
1234
Penulis: Annas Furqon Hakim
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved