Efek Gunakan Kosmetik Ilegal Tanpa Izin BPOM Bisa Sebabkan Gagal Ginjal Hingga Kematian

Kosmetik ilegal yang diperbualbelikan secara bebas tanpa sertifikat laik edar oleh BPOM berbahaya untuk kesehatan.

Efek Gunakan Kosmetik Ilegal Tanpa Izin BPOM Bisa Sebabkan Gagal Ginjal Hingga Kematian
TRIBUNJAKARTA.COM/NOVIAN ARDIANSYAH
Kosmetik ilegal yang diungkap Badan Pengawas Obat dan Makanan di Kalideres, Jakarta Barat. 

Kepala BPOM Banten, Sukriadi Darma mengatakan jajarannya bersama Polda Metro Jaya berhasil mengamankan 37.643 buah kosmetik ilegal di ruko empat tingkat tersebut.

"Dalam penggerebekan ini, petugas menemukan 37.643 buah kosmetik dari 68 merek kosmetik ilegal asal Cina yang tersimpan di lantai dua ruko milik YTT warga asal Tiongkok," jelas Sukriadi di Cipondoh, Kota Tangerang.

Pasalnya, YTT yang baru enam bulan menempati ruko tersebut tidak mengantongi izin jual beli kosmetik dari BPOM Banten.

YTT yang masih buron tersebut pun nekat menjual barang kosmetiknya melalui sebuah platform jual beli online.

Bila ditotal, lanjut Sukriadi, nilai jual kosmetik tersebut mencapai puluhan miliar tanpa dilengkapi sertifikat uji kelaikan oleh BPOM Banten.

"Dari 68 merek, salah satunya perias wajah, dengan nilai hampir Rp 36 miliar. Menurut undang-undang, semua produk masuk ke wilayah Indonesia harus punya izin BPOM berupa notifikasi, dan setelah diperiksa semua kosmetik tidak ada notifikasi," terang Sukriadi.

Jadi Solusi Pemprov DKI Tekan Polusi Udara, Penjualan Tanaman Lidah Mertua Meningkat

Rekam Video Permintaan Maaf Galih Ginanjar di Dalam Bui, Farhat Abbas Disebut Polisi Langgar Aturan

Pertokoan di Serua Mati Listrik Diduga Akibat Tiang Terbakar di Ciputat

2 Pria di Bekasi Diringkus Setelah Kedapatan Simpan Sabu di Rumah Kontrakan

Masalah Wajah Datang Saat Coba Make Up Baru? Yuk Simak Tips Memilih Make Up Ala Profesional

Dari penggerebekan tersebut, petugas mengamankan enam karyawan dan masih mencari keberadaan pemilik toko asal negara Cina tersebut.

Berdasarkan Undang-undang nomor 36 tahun 2009 Pasal 197 tentang kesehatan, YTT dapat dijerat hukuman 15 tahun penjara dan denda Rp 15 miliar.

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved