Idul Adha 2019

Ini Tahapan Pemeriksaan Hewan Kurban: Mulai dari Penampungan Sampai Pemotongan

Pemeriksaan yang dilakukan terbagi dalam dua tahap, yakni ante mortem dan post mortem.

Ini Tahapan Pemeriksaan Hewan Kurban: Mulai dari Penampungan Sampai Pemotongan
TribunJakarta/Nur Indah Farrah Audina
Kepala Seksi Peternakan dan Kesehatan Hewan Sudin KPKP Jakarta Timur drh Irma Budiany saat melakukan pemeriksaan di Bli Sapi, Cakung, Jakarta Timur, Rabu (7/8/2019) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, CAKUNG - Menjelang Idul Adha 2019, Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (KPKP) Provinsi DKI Jakarta mulai menerjunkan sejumlah dokter memeriksa kesehatan hewan kurban.

Tak hanya Dinas KPKP Provinsi DKI Jakarta saja, Suku Dinas, Kementerian Pertanian maupun mahasiswa juga diterjunkan membantu pemeriksaan. Para petugas pemeriksa ini harus memastikan bahwa hewan kurban yang dijual aman sampai nanti dikonsumsi bagi masyarakat.

TribunJakarta.com menghimpun apa saja yang diperiksa oleh para petugas. Pemeriksaan yang dilakukan terbagi dalam dua tahap, yakni ante mortem dan post mortem.

Ante mortem ialah pemeriksaan kesahatan hewan sebelum dilakukan pemotongan. Untuk Jakarta Timur ada 60 petugas pemeriksa yang disebar di 10 kecamatan yang di wilayah tersebut.

Pada ante mortem, pemeriksaan yang dilakukan diantaranya ialah:

1. Petugas pemeriksa mengganti surat keterangan dari daerah asal dengan surat keterangan sehat hewan dari Sudin KPKP wilayah masing-masing

2. Pemberian stiker yang berisikan data jumlah hewan yang sehat dan tidak sehat. 
Stiker ini menjadi bukti bahwa lapak penjualan hewan tersebut sudah diperiksa oleh petugas dari Sudin KPKP masing-masing wilayah

3. Pada tahap ini kondisi hewan juga diperhatikan, seperti gerakan hewan, cara berjalan, bulu dan kulit, mata, telinga, hidung, mulut, alat kelamin, anus, kaki, kuku serta cara bernafas.

4. Petugas juga memastikan jika hewan cukup umur (untuk kambing minimal satu tahun dan sapi minimal dua tahun, hwan tidak cacat, hewan tidak kurus, hewan jantan dan tidak dikebiri

Halaman
12
Penulis: Nur Indah Farrah Audina
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved