Breaking News:

Mati Listrik

Keluarganya Jadi Korban Mati Listrik, JJ Rizal Emosi ke Dirut PLN: BUMN Jadi Pengikut Rocky Gerung?

Sejarahwan JJ Rizal mengaku 'anggota keluarganya' menjadi korban saat mati listrik yang terjadi pada Minggu (4/8/2019).

Penulis: Rr Dewi Kartika H | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Youtube TV One
Sejarahwan JJ Rizal mengaku 'anggota keluarganya' menjadi korban saat mati listrik, pada Minggu (4/8/2019). 

"Untuk menyelesaikan masalah P2Tl dihitunglah kesalahan saya, saya divonis harus membayar denda Rp28 juta, dan itu tidak bisa tawar-menawar," kata JJ Rizal.

JJ Rizal mengatakan PLN hanya akan tegas jika menemukan kesalahan masyarakat.

Namun saat dirinya sendiri yang membuat masalah, PLN justru bertindak sebaliknya.

Gaya Pakaiannya Liburannya di Paris Disebut Norak, Nikita Mirzani: Baju Gue Aja Rp65 Juta Harganya!

Baru 2 Hari Jadi Dirut PLN, Sripeni Sudah Kena Marah Jokowi: Kalau Ada yang Kurang Blak-blakan Saja

"Waktu PLN membuat masalah, PLN itu menurut saya tidak seperti ketika mereka menemukan masyarakat punya salah," tegas JJ Rizal.

Kritikan pedas yang diutarakan JJ Rizal itu pun didengar langsung oleh Sripeni Inten Cahyani.

Tak merespon sedikitpun, Sripeni Inten Cahyani hanya terlihat menunduk seraya menuliskan sesuatu di sebuah kertas.

Namun ketika JJ Rizal bertanya singkat kepadanya, Sripeni Inten Cahyani tampak hanya memberikan respon melalui gerakan kepalanya.

Sebelumnya dilansir Tribunnews.com, JJ Rizal sempat mengatakan, masyarakat yang merasa merugi sudah tahu harus ikhlas dengan kondisi tersebut.

Maia Estianty Anggap Marsha Aruan & Aaliyah Masaid Sebagai Anak, Candaan Mayangsari Jadi Sorotan

Jelaskan Detail Soal Mati Listrik, Dirut PLN Disemprot Jokowi: Bapak Ibu Pinter, Apa Tak Dihitung?

Tapi seorang pejabat negara semestinya tidak mengucap perkataan demikian.

Mereka harusnya berpikir bahwa kegagalan menjalankan tanggung jawab yang berakibat pada kerugian massal, jika dipandang dari sisi moral, pejabat-pejabat terkait sudah selayaknya turut mundur dengan ikhlas.

"Tentu saja saya mengerti harus ikhlas. Tapi dia sebagai pejabat negara yang tentu orang beragama tahu moral pula, bahwa jika gagal bertugas yang mengakibatkan kerugian banyak orang, moralnya adalah mundur dengan ikhlas!," tegas JJ Rizal.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved