Musim Kemarau, Kanal Banjir Timur Hulu di Jatinegara Berbusa 

Menurutnya busa hanya muncul saat musim kemarau karena KBT Hulu yang alirannya berasal dari Kali Cipinang cenderung deras.

Musim Kemarau, Kanal Banjir Timur Hulu di Jatinegara Berbusa 
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Personel UPK Badan Air saat mengangkut sampah di KBT Hulu, Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (6/8/2019).  

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA - Semenjak musim kemarau melanda, tumpukan busa jadi pemandangan rutin yang setiap harinya dijumpai di Kanal Banjir Timur (KBT), Jatinegara, Jakarta Timur.

Ketua Regu UPK Badan Air Pos KBT Hulu, Roni mengatakan busa yang muncul di gerojokan KBT Hulu merupakan imbas sisa limbah rumah tangga warga.

"Ini bukan limbah pabrik, sepertinya limbah rumah tangga, sisa detergen. Busa muncul karena ada gerojokan, jadi seperti kekocok. Sama seperti orang mencuci saja," kata Roni di Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (7/8/2019).

Menurutnya busa hanya muncul saat musim kemarau karena KBT Hulu yang alirannya berasal dari Kali Cipinang cenderung deras.

Sejak kemarau melanda sekira akhir April lalu, Roni menuturkan busa lebih menumpuk baru berangsur hilang sekira pukul 09.00 WIB.

"Kalau pagi busanya lebaran di banyak, sampai airnya ketutup. Tapi enggak tinggi banget, paling tinggi tumpukan busanya hanya 5 sentimeter," ujarnya.

Perihal dampak, Roni menyebut busa tak membuat personel UPK Badan Air yang bertugas gatal-gatal atau masalah kulit lainnya.

Busa, lanjut Roni juga tak bertahan lama atau hanya bertahan beberapa meter dari gerojokan yang tempat buih busa muncul.

"Sampai sekarang dari teman-teman yang bertugas enggak ada keluhan, ikan dan Biawak juga masih hidup. Memang busanya hanya muncul saat musim kemarau saja," tuturnya.

Penulis: Dwi putra kesuma
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved