Mati Listrik

PLN Akan Ganti Rugi Rp839 M, Pemerintah Enggan Ikut Campur, Moeldoko: Nanti Dikit-dikit Publik Klaim

PLN harus membayarkan ganti rugi sebesar Rp 839,88 miliar kepada 21,9 juta pelanggannya akibat mati listrik yang terjadi pada Minggu (4/8/2019) lalu.

PLN Akan Ganti Rugi Rp839 M, Pemerintah Enggan Ikut Campur, Moeldoko: Nanti Dikit-dikit Publik Klaim
TRIBUNJAKARTA.COM/ DWI PUTRA KESUMA
Kepala Staf Kepresidenan Republik Indonesia Jenderal (Purn) Moeldoko melayani pengunjung di acara Millenial Ngopi untuk berfoto bersama, Rabu (25/7/2018). 

"Makanya harus hemat lagi, gaji pegawai dikurangi," ujar dia.

Dia pun menjelaskan, pemangkasan gaji yang dimaksudkan adalah dari insentif kesejahteraan karyawan.

Walaupun demikian, Djoko belum bisa memastikan berapa besar peran dari pemotongan gaji tersebut terhadap keseluruhan nilai pembayaran ganti rugi.

Dia juga tidak bisa memastikan apakah dengan cara tersebut cukup untuk memenuhi kebutuhan biaya ganti rugi.

"Bukan cukup tapi karena dampak dari kejadian itu," ujar dia.

Rapat Tertutup Plt Dirut PLN dan Komisi VII DPR: Ini Tiga Poin yang Dibahas

Plt Direktur Utama PT PLN (Persero) Sripeni Inten Cahyani berjanji akan menyiapkan mengkompensasi untuk 21,9 juta pelanggan PLN di wilayah terdampak padamnya listrik secara massal yang terjadi Minggu (4/8/2019) lalu.

Sripeni mengatakan, pihaknya akan memberikan kompensasi sesar Rp 839 miliar, sesuai dengan Peraturan Menteri (Permen) ESDM.

Sripeni memastikan, besaran potongan biaya listrik itu akan diberikan kepada pelanggan subsidi dan non subsidi.

Hal itu disampaikannya usai melakukan rapat tertutup bersama Komisi VII DPR RI, di Gedung Nusantara I DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (6/8/2019).

Halaman
1234
Penulis: Rr Dewi Kartika H
Editor: Kurniawati Hasjanah
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved