Mati Listrik

PLN Akan Ganti Rugi Rp839 M, Pemerintah Enggan Ikut Campur, Moeldoko: Nanti Dikit-dikit Publik Klaim

PLN harus membayarkan ganti rugi sebesar Rp 839,88 miliar kepada 21,9 juta pelanggannya akibat mati listrik yang terjadi pada Minggu (4/8/2019) lalu.

PLN Akan Ganti Rugi Rp839 M, Pemerintah Enggan Ikut Campur, Moeldoko: Nanti Dikit-dikit Publik Klaim
TRIBUNJAKARTA.COM/ DWI PUTRA KESUMA
Kepala Staf Kepresidenan Republik Indonesia Jenderal (Purn) Moeldoko melayani pengunjung di acara Millenial Ngopi untuk berfoto bersama, Rabu (25/7/2018). 

"Besaran kompensasi sudah diatur oleh pemerintah melalui Permen ESDM dan PLN menghitungnya sesuai dengan ketentuan tersebut. Untuk 21,9 juta pelanggan dengan total (kompensasi) Rp 839 miliar, jadi kalau di Permen tadi sudah ada aturannya, bagi pelanggan yang subsidi itu, akan dikenalan diskon 20 persen dari biaya beban, dan pelanggan non subdidi itu 35 persen dari biaya beban dan itu diperhitungkan sebagai pengurangan pada tagihan periode bulan Agustus," ucap Sripeni.

Ia menjelaskan, pemberian kompensasi akan diberikan untuk periode bulan Agustus.

Sripeni menyebut, besaran kompensasi akan sangat bergantung dari biaya kontrak sambungan listrik.

"Jadi diskonnya sesuai Permen ya, 20 persen bagi yang subsidi, dan 35 persen bagi yg non subsidi bagi biaya beban. Jadi ini kan sangat tergantung biaya kontrak tersambungnya berapa," jelasnya.

Sebelumnya, Sripeni datang memenuhi undangan dari DPR, untuk mengklarifikasi sekaligus menjelaskan peristiwa pemadaman listrik massal yang terjadi di separuh Pulau Jawa.

Sripeni mengatakan, pihaknya telah menjelaskan seluruh permasalahan terkait pemadaman listrik.

Dia mengaku telah meminta waktu kepada DPR untuk segera menginvestigasi penyebab terjadinya peristiwa tersebut, serta berjanji akan memenuhi kompensasi kepada masyarakat sesuai dengan Permen ESDM. (Kompas.com/ Tribunnews.com)

Penulis: Rr Dewi Kartika H
Editor: Kurniawati Hasjanah
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved