Rekaman CCTV Bantu Polisi Tangkap Penyerang Kafe Komandan Tebet: Ada yang Masih di Bawah Umur

Dari sembilan pelaku yang di amankan, sembilan di antaranya merupakan orang dewasa. Sementara, dua lainnya masih di bawah umur.

Rekaman CCTV Bantu Polisi Tangkap Penyerang Kafe Komandan Tebet: Ada yang Masih di Bawah Umur
TribunJakarta/Annas Furqon Hakim
Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Indra Jafar saat ditemui di Mapolrestro Jakarta Selatan, Kebayoran Baru, Rabu (7/8/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Polisi mengamankan sembilan orang pelaku penyerangan di kafe Komandan ketika 30 orang suporter PSM Makassar mengadakan nonton bareng laga final leg kedua Piala Indonesia 2019, Selasa (6/8/2019).

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Indra Jafar menerangkan, penangkapan terhadap sembilan pelaku dilakukan setelah pihaknya memeriksa rekaman kamera CCTV.

"Ada yang berdasarkan rekaman CCTV, ada juga beberapa saksi yang melihat," kata Indra saat ditemui di Mapolrestro Jakarta Selatan, Kebayoran Baru, Rabu (7/8/2019).

Ia menjelaskan, setelah mengecek rekaman CCTV dan meminta keterangan saksi, Polisi langsung melakukan pengejaran

Para pelaku akhirnya berhasil ditangkap pada Rabu (7/8/2019) dini hari.

"Mereka diamankan di sejumlah lokasi, di antaranya di kawasan Bukit Duri dan Manggarai," ujar Indra.

Dari sembilan pelaku yang di amankan, sembilan di antaranya merupakan orang dewasa. Sementara, dua lainnya masih di bawah umur.

Di sisi lain, ia mengatakan pihaknya juga sudah meminta para koordinator lapangan (korlap) suporter untuk mengimbau anggotanya agar menahan diri.

Begal Handphone di Mustikajaya Bekasi Babak Belur Diamuk Warga

Warga Diimbau Tidak Membuang Limbah Hewan Kurban ke Kali

Persib Bandung Dihantui Rekor Buruk Bertandang ke Lamongan, Rene dan Artur Tidak Bergabung

"Beri dukungan dan berdoa saja supaya timnya menang. Kan itu yang paling penting," tuturnya.

Sampai saat ini, sembilan pelaku tersebut masih menjalani pemeriksaan di Mapolrestro Jakarta Selatan.

"Sedang kita dalami, apakah ada motif lain atau hanya kurang puas saja ketika melihat sedang ada euforia," pungkas Indra.

Penulis: Annas Furqon Hakim
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved