Warga Diimbau Tidak Membuang Limbah Hewan Kurban ke Kali
Personel UPK Badan Air Harap Tak Ada Warga yang Buang Limbah Kurban ke Kali
Penulis: Bima Putra | Editor: Muhammad Zulfikar
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra
TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA - Pembuangan limbah pemotongan hewan kurban ke kali termasuk satu masalah yang selalu jadi sorotan dalam perayaan Hari Raya Idul Adha di Ibu Kota.
Ketua Regu UPK Badan Air Pos KBT Hulu Roni berharap tak ada lagi warga yang membuang limbah pemotongan hewan kurban ke kali pada perayaan Idul Adha 1440 Hijriah mendatang.
"Ya semoga saja enggak ada warga yang buang limbah atau jeroan hewan kurban ke kali. Memang kalau dari tahun-tahun sebelumnya ada saja kasus jeroan di buang ke kali," kata Roni di Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (7/8/2019).
Lantaran baru bertugas di Kanal Banjir Timur (KBT) Hulu, dia mengaku tak mengetahui pasti ada atau tidaknya kasus pembuangan limbah hewan.
Namun Roni membenarkan bila di sejumlah wilayah DKI tahun lalu masih ditemukan kasus limbah hewan kurban dibuang ke kali.
• Mati Listrik, FAMI Gugat Presiden dan Dua Kementerian Sebesar Rp 313 Triliun ke PN Jakarta Selatan
• Anies Baswedan Kehilangan Sosok KH Maimoen Zubair
"Kata teman-teman sih tahun lalu masih ada yang buang jeroan ke kali. Malah ada saja yang buang kambing yang sakit ke kali, jadi kambing utuh dibuang sengaja," ujarnya.
Di pos KBT Hulu tempatnya bertugas, Roni menyebut selama musim kemarau ini setiap harinya mereka mengangkut dua kubik sampah.
Jumlah tersebut menurun dibanding saat musim hujan karena setiap harinya dapat mengangkut sedikitnya tiga kubik sampah per hari.
"Kalau musim panas sampah cenderung menurun, memang selalu begitu setiap musim kemarau. Kalau yang paling banyak sih masih sampah rumah tangga," tuturnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/hewan-hewan-kurban-kambing-yang-dijual-di-depan-gedung-gor.jpg)