3 WNA Lakukan Tindak Asusila di Hotel Kawasan Jakarta Pusat, Seorang Bakal Dideportasi

Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan Kantor Imigrasi Kelas 1 Jakarta Pusat Ruhiyat Tholib bakal mendeportasi satu WNA asal Nigeria, DC(42.

3 WNA Lakukan Tindak Asusila di Hotel Kawasan Jakarta Pusat, Seorang Bakal Dideportasi
TRIBUNJAKARTA.COM/MUHAMMAD RIZKI HIDAYAT
(Dari paling kiri), Kasubsi Sospol Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat Bambang Ariyanto, Kasi Inteldak Im Ruhiyat Tholib, Kepala Kantor Imigrasi Kelas 1 Non TPI Jakarta Pusat Is Eko, , Pasi-Intel Kodim Jakarta Pusat Kodim Mayor Inf Denver, Perwakilan dari kecamatan Sawah Besar Agus Muharam, Lurah Kartini Jakarta Pusat Samuel, dan Kasatpol PP kecamatan Sawah Besar Sugiarso, pada konferensi pers di kantor imigrasi Jakarta Pusat, Kamis (8/8/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, KEMAYORAN - Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan Kantor Imigrasi Kelas 1 Jakarta Pusat Ruhiyat Tholib bakal mendeportasi satu Warga Negara Asing (WNA) asal Nigeria, DC (42) ke negara asalnya.

"Satu WNA asal Nigeria kami deportasi karena overstay izin tinggalnya melebihi 60 hari dan tidak bisa menunjukkan pasport," kata Tholib, sapaannya, pada acara konferensi pers di Kantor Imigrasi Jakarta Pusat, Kamis (8/8/2019).

Sementara, dua warga negara asal Afganistan HI (17) dan SH (15) akan dikembalikan ke shelter penampungan pengungsi pencari suaka di kawasan Mampang, Jakarta Selatan.

"Iya, dua dari Afganistan kami kembalikan ke shelter penampungan di Mampang. Yang menaungi mereka UNHCR dan LSM Save the Children," tuturnya.

WNA Afganistan, lanjutnya, merupakan pencari suaka sehingga tidak dapat dideportasi.

Terlebih, mereka di bawah umur dan berada dalam pengawasan UNHCR.

Selain itu, memerlukan permohonan dari UNHCR jika hendak mendeportasi dua WNA tersebut.

Dari kejadian tersebut, kantor imigrasi Jakarta Pusat berjanji bakal lebih intens dalam berkoordinasi dengan pihak terkait, agar hal tersebut tak terulang.

"Sebab masalah WNA ini sebagai masalah bersama dan ini juga tugas kepala daerah atau pemerintah mengawasi WNA," tuturnya.

Halaman
1234
Penulis: Muhammad Rizki Hidayat
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved