Cerita Penjaga Toko Susu di Cikarang, Gagalkan Aksi Pencurian Uang yang di Simpan di Jok Motor

Uang sebesar Rp 7.000.000 milik toko susu tempat dia bekerja hampir saja raib dibawa kabur pencuri usai ditukarkan di Kantor Bank BCA

Cerita Penjaga Toko Susu di Cikarang, Gagalkan Aksi Pencurian Uang yang di Simpan di Jok Motor
TribunJakarta/Yusuf Bachtiar
Toko Susu Karisma 2 di Jalan Cikarang Cibarusah TKP pencurian uang Rp 7.000.000 yang disimpan di dalan jok motor usai ambil dari kantor Bank 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, CIKARANG SELATAN - Iyan Hidayat (22), karyawan Toko Susu Karisma 2, di Jalan Cikarang Cibarusah, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi tidak pernah menyangka kebiasaanya menyimpan uang di dalam jok motor bakal membawa petaka.

Uang sebesar Rp 7.000.000 milik toko susu tempat dia bekerja hampir saja raib dibawa kabur pencuri usai ditukarkan di Kantor Bank BCA pada, Rabu (7/8/2019) kemarin.

Iya menceritakan, saat itu sekitar pukul 12.04 WIB, ia berangkat dari toko susu menuju kantor BCA di Ruko Comersial City Centre, Desa Ciantra, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, untuk keperluan menukarkan uang.

"Jarak dari toko ke Bank BCA itu sekitar 17 menit, saya dari toko udah bawa uang Rp 7.000.000 untuk ditukarkan dengan uang pecahanan kecil untuk keperluan kembalian," kata Iyan kepada TribunJakarta.com, Kamis (8/8/2019).

Iyan mengaku, kegiatan menukar uang ini sudah biasa dia lakukan, termasuk menyimpan uang yang sudah ditukarkan ke dalam jok motor agar lebih aman saat di jalan.

"Soalnya kalau saya pakai tas atau saya simpan di saku jaket justru agak ngeri bawanya karena uang agak tebal kalau sudah ditukar, makanya setiap abis tukar saya simpan di jok motor," ungkap dia.

Namun nahas, sejak keluar dari Bank dia rupanya sudah diintai oleh komplotan pencuri yang berjumlah tiga orang. Pencuri itu beraksi dengan cara berbagi peran, satu orang berperan sebagai pengintai dan dua orang pelaku lainnya berperan sebagai eksekutor.

Amplop cokelat berisi pecahan Rp 5000 hingga Rp 20.000 senilai Rp 7.000.000 rupiah langsung diletakkan Iyam ke dalam jok motor Honda Beat Street warna hitam miliknya. Tanpa ragu ia bergegas pergi menuju toko susu tempatnya bekerja tanpa sedikitpun rasa curiga jika ia sedang diintai.

"Saya sempet beli soto dulu buat makan, pas saya sampai toko, saya tinggalin motor depan toko, saya buka pintu masuk sebentar taro soto pas mau keluar udah ada dua orang ambil amplop coklat dari jok motor saya," papar Iyam.

Halaman
12
Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved