Ganjil Genap

Dishub DKI Sosialisasikan Perluasan Sistem Ganjil Genap di Mal dan Pusat Keramaian

Dinas Perhubungan DKI Jakarta akan mensosialisasikan kebijakan perluasan ganjil genap di sejumlah mal di ibu kota.

Dishub DKI Sosialisasikan Perluasan Sistem Ganjil Genap di Mal dan Pusat Keramaian
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Suasana Kota DKI Jakarta terlihat dari atas saat siang hari di Kawasan Pramuka, Jakarta, Jumat (2/10/2015). Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah (BPLHD) DKI Jakarta mengatakan meski tampak kotor namun secara keseluruhan tingkat polusi Jakarta masih berada di bawah ambang batas. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Dinas Perhubungan DKI Jakarta akan mensosialisasikan kebijakan perluasan ganjil genap di sejumlah mal di ibu kota.

Kepala Dishub DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan mal yang disasar di antaranya Cilandak Town Square (Citos), Atrium Senen, Arion Mall Rawamangun, dan Citra Mall.

"Tujuannya agar masyarakat pengguna kendaraan pribadi well informed terhadap kebijakan DKI," ucap Syafrin kepada wartawan, Kamis (8/8/2019).

"Jadi kami mulai besok di empat mal, tercover semua Barat, Selatan, Timur, dan Utara," tambahnya menjelaskan.

Selain di mal, Dishub DKI Jakarta juga akan mensosialisasikan perluasan ganjil genal lewat sejumlah media massa nasional dan menyebarkan brosur di pusat-pusat keramaian.

"Tanggal 7 Agustus sampai 11 Agustus kami sosialisasi lewat media, baik elektronik, televisi, cetak, dan radio. Kemudian, tanggal 9 Agustus hingga 11 Agustus, kami juga sosialisasi dengan menyebar flyer," ujarnya.

Pada 12 Agustus, Dishub dan kepolisian akan bekerja sama mensosialisasikan kebijakan ini di jalan.

Melalui rangkaian sosialisasi ini, Syafrin pun berharap masyarakat bisa memahami pentingnya kebijakan ini demi memperbaiki kondisi udara di Jakarta.

Pasalnya, kondisi udara yang tidak sehat di ibu kota dapat menimbulkan berbagai dampak buruk, mulai dari kanker hingga berpotensi menyebabkan anak mengalami gangguan mental.

"Ini menjadi concern Pak Gubernur untuk melakukan berbagai upaya perbaiki kualitas udara. Saya harap ini dilihat masyarakat sebagai tanggung jawab bersama karena polutan harus jadi musuh bersama," kata Syafrin.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Y Gustaman
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved