Jika Terima Tamu WNA, Pemilik Hotel di kawasan Jakarta Pusat Wajib Lapor ke Kantor Imigrasi

"Hotel-hotel di Jakarta Pusat wajib lapor jika menerima tamu WNA. Kita tidak ingin kejadian di kawasan Sawah Besar itu terulang," kata Tholib

Jika Terima Tamu WNA, Pemilik Hotel di kawasan Jakarta Pusat Wajib Lapor ke Kantor Imigrasi
TRIBUNJAKARTA.COM/MUHAMMAD RIZKI HIDAYAT
(Dari paling kiri), Kasubsi Sospol Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat Bambang Ariyanto, Kasi Inteldak Im Ruhiyat Tholib, Kepala Kantor Imigrasi Kelas 1 Non TPI Jakarta Pusat Is Eko, , Pasi-Intel Kodim Jakarta Pusat Kodim Mayor Inf Denver, Perwakilan dari kecamatan Sawah Besar Agus Muharam, Lurah Kartini Jakarta Pusat Samuel, dan Kasatpol PP kecamatan Sawah Besar Sugiarso, pada konferensi pers di kantor imigrasi Jakarta Pusat, Kamis (8/8/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, KEMAYORAN - Kasi Inteldak Im Ruhiyat Tholib, menyebut hotel yang berada di kawasan Jakarta Pusat wajib melapor kepada kantor Imigrasi Jakarta Pusat jika menerima tamu dari Warga Negara Asing (WNA).

Hai itu dinyatakan lantaran kantor Imigrasi Jakarta Pusat mengevaluasi atas kejadian tindakan 3 WNA yang melakukan tindakan asusila di Hotel kawasan Jakarta Pusat, pada beberapa hari lalu.

"Hotel-hotel di Jakarta Pusat wajib lapor jika menerima tamu WNA. Kita tidak ingin kejadian di kawasan Sawah Besar itu terulang," kata Tholib, sapaannya, pada konferensi pers di kantor Imigrasi Jakarta Pusat, Kamis (8/8/2019).

Karenanya, kantor imigrasi Jakarta Pusat akan melakukan pendekatan lebih kepada seluruh hotel di kawasan Jakarta Pusat, guna menyosialisasikan hal tersebut.

Kantor Imigrasi Jakarta Pusat Hanya Menerima Laporan 3 WNA Terjaring Satpol PP di Sawah Besar

"Ada kewajiban pemilik hotel melapor kalau tamunya yang menginap, misalnya WNA. Nah, kami mau sosialisasi kan itu ke pemilik hotel," jelasnya.

Terkait kasus 3 WNA yang melakukan tindak asusila di hotel kawasan Sawah Besar beberapa hari lalu, kantor imigrasi Jakarta Pusat telah berkoordinasi.

"Atas kasus itu kami sudah koordinasi dengan pemilik hotel," ujarnya.

Diketahui, 3 WNA pria telah melakukan tindakan asusila terhadap 3 perempuan Warga Negara Indonesia (WNI) di hotel kawasan Sawah Besar Jakarta Pusat, pada beberapa hari lalu.

"Yang menyewa itu bukan atas nama tiga (3) WNA. Tepi atas nama tiga WNI ini. Jadi tidak ketahuan oleh pihak hotel," pungkasnya.

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved