Kantor GoJek Didemo Lagi, Mitra Pengemudi Masih Tuntut Insentif

Ini kedua kalinya para mitra pengemudi GoJek menggelar demonstrasi setelah melakukan hal serupa pada Senin (5/8/2019) lalu.

Kantor GoJek Didemo Lagi, Mitra Pengemudi Masih Tuntut Insentif
TribunJakarta.com/Annas Furqon Hakim
Para mitra pengemudi GoJek berunjuk rasa di depan kantor GoJek di Pasaraya Blok M, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (8/8/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Ratusan mitra pengemudi kembali menggelar unjuk rasa di depan kantor GoJek di Pasaraya Blok M, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (8/8/2019.

Ini kedua kalinya para mitra pengemudi GoJek menggelar demonstrasi setelah melakukan hal serupa pada Senin (5/8/2019) lalu.

Tuntutannya pun masih sama, yakni meminta manajemen GoJek memberikan insentif yang lebih manusiawi.

Untuk saat ini, mitra pengemudi menilai pemberian insentif dengan skema 25 terlalu berat.

Maksudnya, mereka harus mencapai 25 poin dalam waktu dua pekan jika ingin mendapatkan insentif dari aplikator.

Mendekati Hari Raya Idul Adha, Pedagang Hewan Kurban di Koja Belum Rasakan Lonjakan Penjualan

Polisi Buru Pembuat Identitas Palsu yang Digunakan untuk Tipu Pegadaian

Mediasi antara manajemen dengan mitra pengemudi GoJek pun kembali dilakukan, sampai akhirnya menemui kesepakatan.

"Skema insentif 25 pada akhirnya akan dikurangi menjadi 21. Sebenarnya itu sedang kami kerjakan," kata Vice President Corporate Affairs GoJek Michael Reza Say di depan kantor GoJek.

Meski begitu, Michael belum dapat memastikan kapan skema insentif terbaru bakal diberlakukan.

"Pada dasarnya kami melibatkan komunitas mitra dalam setiap pengambilan keputusan," ujarnya.

Penulis: Annas Furqon Hakim
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved