Pemadaman Bantu BNN Bongkar Penggerebekan Narkoba di Kramat Jati

Mereka dikerahkan guna membongkar mesin kompresor dan tabung karbit yang digunakan empat tersangka kurir ganja sebagai modus pengiriman barang.

Pemadaman Bantu BNN Bongkar Penggerebekan Narkoba di Kramat Jati
TribunJakarta/Bima Putra
Personel Sudin PKP Jakarta Timur saat menggergaji mesin kompresor dan tabung karbit yang digunakan jadi modus penyeludupan narkoba, Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (8/8/2019) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, KRAMAT JATI - Personel Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (PKP) Jakarta Timur ikut membantu BNN membongkar penyeludupan narkoba di Kramat Jati, Jakarta Timur.

Mereka dikerahkan guna membongkar mesin kompresor dan tabung karbit yang digunakan empat tersangka kurir ganja sebagai modus pengiriman barang.

Kasi Ops Sudin PKP Jakarta Timur Gatot Sulaeman mengatakan pihaknya mendapat permintaan membongkar tabung karbit.

"Kita mengerahkan lima personel untuk membantu membongkar tabung, dibongkar dengan cara digergaji. Karena kita memang memiliki gergaji mesin," kata Gatot di Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (8/8/2019).

Pantauan TribunJakarta.com di lokasi, personel Sudin PKP Jakarta Timur tiba di lokasi sekira pukul 18.34 WIB dan bergegas melakukan pembongkaran.

Area sekitar tempat personel Sudin PKP Jakarta Timur bertugas pun segera dipasang garis pembatas agar tak mengganggu kerja mereka.

"Tadi kita memang diminta bantuan untuk, setelah terima laporan anggota langsung menuju lokasi. Untuk kasusnya bagaimana kita juga tidak tahu pasti," ujarnya.

Kisah Yusuf TKI Korea Gagal Cari Cinta, Gadis Jelita Asal Brebes Pemilik Foto Buka Cerita

Bahaya Lontong Bungkus Plastik untuk Kesehatan, Bisa Sebabkan Kanker & Kemandulan

Bayar Rp 200 Juta, Intip Fasilitas yang Didapatkan Jemaah Haji Khusus di Makkah

Hingga pukul 19.21 WIB lima personel Sudin PKP Jakarta Timur masih berupaya membongkar tabung karbit dan mesin kompresor di halaman SDN Kramat Jati 02.

Mereka membongkar mesin kompresor dan tabung karbit yang diminta Deputi Pemberantasan BNN Irjen Arman Depari agar dibongkar.

"Semuanya belum kita buka dan ambil dari tempat penyimpanannya sehubungan dengan peralatan kita sangat minim. Membutuhkan alat perbengkelan yang keras dan berat untuk membuka las dan penutup," kata Arman.

Penulis: Bima Putra
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved