Mati Listrik

PLN Pastikan Surat Edaran Pemadaman Listrik di Pondok Kopi, Bintara dan Penggilingan Hoaks

Perusahaan Listrik Negara (PLN) sebut surat edaran soal pemadaman listrik di wilayah Pondok Kopi, Bintara dan Penggilingan hoaks.

PLN Pastikan Surat Edaran Pemadaman Listrik di Pondok Kopi, Bintara dan Penggilingan Hoaks
Tribunjakarta.com/Nur Indah Farrah Audina
surat edaran pemadaman yang dipastikan hoax oleh pihak PLN 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, DUREN SAWIT - Perusahaan Listrik Negara (PLN) sebut surat edaran soal pemadaman listrik di wilayah Pondok Kopi, Bintara dan Penggilingan hoaks.

Surat edaran berisikan pemadaman listrik di ketiga wilayah ini menyebar luas di masyarakat maupun media sosial.

Dalam surat edaran tersebut disebutkan bahwa akan dilakukan pemadam listrik bertahap akibat pemulihan gardu atau travo listrik.

Pada edaran tersebut tercantum hari dan waktu pemadaman listrik. Yakni pada Kamis (8/8/2019) sampai Jumat (9/8/2019) mulai pukul 09.00-19.30 WIB.

Dengan wilayah pemadaman diantaranya Jalan Bintara Raya, Jalan Pondok Kopi, Jalan Penggilingan, Jalan Malaka Baru.

AMN Komunikasi PLN UID Banten, Bernato Lubis memastikan surat edaran tersebut adalah hoaks. Ia sudah memastikan kebenaran surat pada pihak Disjaya.

"Saya sudah kordinasi dengan Disjaya karena wilayah DKI Jakarta dan itu hoaks. PLN tidak mengeluarkan surat edaran seperti itu. Pada bagian kop surat juga tidak sesuai dengan identitas PLN saat ini," katanya saat dihubungi, Kamis (8/8/2019).

Lanjut, Bernato menjelaskan sejak tanggal 1 Oktober 2018 nama kantor PLN untuk tingkat pelaksana adalah Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan atau UP3, sementara dalam surat masih area

Selain itu dalam surat tertera jelas bahwa PLN siap membantu untuk keperluan mendesak dengan menyediakan genset.

ilustrasi hoax
ilustrasi hoax (intisari)

Oknum Prajurit TNI yang Diduga Terpapar Ideologi Selain Pancasila Harus Disterilisasi

Tahu Mati Listrik Makan Korban Jiwa, Arief Poyuono Bersuara Lantang: Direksi PLN Kita Penjara Semua

Hal ini dikatakan Bernato bertentangan dengan program langit biru.

"Surat tersebut dibuat oleh oknum yang mau menyewakan Genset, sementara PLN tidak pernah menawarkan pelayanan seperti itu. Hal itu bertentangan dengan Program PLN UID Jakart Raya dan Pemda DKI yang mana mereka berupaya penggunaan Genset tetapi diajak beralih ke Power Bank," tutupnya.

Atas kejadian ini, pihak PLN mengimbau agar rekan-rekan media lebih teliti dalam membaca informasi.

Penulis: Nur Indah Farrah Audina
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved