VLOG: Mengenal Sapi Jenis Limosin

Untuk satu ekor sapi Limosin, Uda mengatakan akan merogoh kocek hingga Rp 45 ribu satu harinya hanya untuk biaya pakan saja

Tayang:
Penulis: Pebby Ade Liana | Editor: Muhammad Zulfikar
Lendy Ramadhan
Melalui program 'Ayo Berbagi Kebaikan, Jangan takut', Direktur Marketing dan Sales Bintang Toedjoe, Fani Kurniati mewakili perusahaannya menyerahkan satu ekor sapi jantan berjenis limousine berbobot 1 ton kepada tribunnews.com, Kamis (8/8/2019) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Pebby Adhe Liana

TRIBUNJAKARTA.COM, PALMERAH - Tribunews.com menerima sapi jenis Limosin seberat 1 ton dari PT Bintang Toedjoe dalam rangka momentum Hari Raya Idul Adha.

Penyerahan sumbangan hewan kurban ini, merupakan bentuk sinergi antara PT Bintang Toedjoe dengan Tribunews.com.

Penyerahterimaan hewan kurban dilakukan langsung oleh Direktur Marketing dan Sales PT. Bintang Toedjoe Fani Kurniati serta Head of Marketing dan PR, Sumarwoto, kepada Komisaris Tribun Kompas Gramedia, Herman Darmo, di kantor Tribun Network, Palmerah, Jakarta Pusat, Kamis (8/8/2019).

Namun tahukah kamu apa yang membedakan jenis sapi Limosin dengan sapi biasanya?

Menurut Uda, selaku perawat sapi dari perusahaan e-commerce peternakan sapi SapiBagus.com, sapi Limosin biasanya dibandrol dengan harga yang lebih mahal.

Sebab, selain memiliki bobot yang besar nyatanya sapi jenis ini memiliki cara perawatan yang khusus atau berbeda dari jenis sapi biasanya.

"Perawatannya khusus. Kita harus hati-hati justru dengan jenis sapi seperti ini," kata Uda, Kamis (8/8/2019).

Untuk satu ekor sapi Limosin, Uda mengatakan akan merogoh kocek hingga Rp 45 ribu satu harinya hanya untuk biaya pakan saja.

Jika dihitung-hitung, dalam satu bulan sapi limosin ini menghabiskan uang hingga Rp 1.350.000 atau Rp 1,3 juta hanya untuk biaya pakannya.

Uda pun mengatakan bahwa penyebab mahalnya biaya makan sapi Limosin karena makanannya merupakan makanan khusus hasil fermentasi.

Berikut Videonya:

Menurut Uda, dia tak diberi makan rumput atau jerami biasa karena serat makanan tersebut hanya bisa diserap sekitar 15 persen saja di tubuhnya.

"Kalau ini makanannya sentrat. bahan-bahannya banyak sekitar 30 persen. Kalau dikasih rumput jerami yang gak difermentasi itu kurang. Masalahnya hanya diserap 15 persen. Kalau rumput yang sudah difermentasi atau dicampur dedak gandum itu bisa diserap 50 persen," bebernya.

Perlu diketahui, sapi jenis limosin ternyata tak diberi minum air bening seperti hewan biasanya.

Sebab, menurut Uda air putih hanya akan membuat sapi menjadi memiliki selera makan yang menurun. Untuk itu, sapi Limosin diberikan minum air tebu setiap harinya.

"Kalau makanannya bergizi, dagingnya pasti bagus," papar Uda.

Untuk satu ekor sapi Limosin seberat 1 ton atau 1000 kilo, dibandrol seharga lebih dari Rp 100 juta.

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 02:00 WIB
Belgium
Belgia
1 - 1
Egypt
Mesir
Grup H - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 05:00 WIB
Saudi Arabia
Arab Saudi
1 - 1
Uruguay
Uruguay
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 08:00 WIB
Iran
Iran
Live
New Zealand
Selandia Baru
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved