141 Petugas Akan Pantau Kesehatan Hewan dan Daging Hewan Kurban di Jakarta Utara
Ali Maulana Hakim menyebutkan para petugas itu akan bekerja untuk memastikan hewan yang dikurbankan bebas dari penyakit atau gangguan kesehatan.
Penulis: Afriyani Garnis | Editor: Muhammad Zulfikar
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Afriyani Garnis
TRIBUNJAKARTA.COM, TANJUNG PRIOK - Sebanyak 141 petugas pemeriksaan kesehatan hewan dan daging kurban akan turun langsung ke sejumlah lokasi di wilayah Jakarta Utara jelang perayaan Idul Adha 1440 H, pada Minggu (11/8/2019) mendatang.
Para petugas pemeriksa tersebut terdiri dari petugas teknis, dokter hewan praktisi anggota Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) cabang DKI Jakarta dan mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan Institur Pertanian Bogor (IPB) Bogor.
Wakil Wali Kota Jakarta Utara, Ali Maulana Hakim menyebutkan para petugas itu akan bekerja untuk memastikan hewan yang dikurbankan bebas dari penyakit atau gangguan kesehatan.
Dengan begitu disebutkan Ali, maka daging yang dikonsumsi dapat dinyatakan aman, sehat utuh dan halal.
"Mereka akan bertugas mengecek kesehatan hewan dan daging kurban dengan tujuan melindungi masyarakat dari bahaya penyakit dan gangguan kesehatan yang dtimbulkan dalam kegiatan penyembelihan hewan kurban. Kemudian memastikan bahwa daging kurban yang dikonsumsi masyarakat aman, sehat, utuh dan halal," jelas Ali Maulana Hakim, Wakil Wali Kota Jakarta Utara saat melepas ratusan petugas pemeriksaan kesehatan hewan dan daging kurban di Halaman Lobby Barat, Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Jumat (9/8/2019).
Dijelaskannya, rangkaian proses penyembelihan hewan kurban sampai pendistribusian daging kurban harus menjadi perhatian utama.
Ali turut menghimbau, panitia hewan kurban dapat memperhatikan pengelolaan limbah yang dihasilkan setelah penyembelihan hewan kurban.
"Harus diperhatikan betul dari segi kesehatannya karena untuk kepentingan masyarakat. Pengelolaan limbah penyembelihan hewan kurban seperti darah dan kotoran harus dikubur jangan dibuang ke saluran air atau tempat umum lainnya karena sangat berpotensi mencemari lingkungan dan bisa menimbulkan penyakit," tegasnya.
• Berkaca dari Penyerangan Kafe Komandan, Polisi Minta Warga Lapor Sebelum Gelar Nobar
• Hadirkan Terobosan Baru, Honda DBL Jakarta Gunakan Instant Replay System Disetiap Pertandingan
Kasudin KPKP Jakarta Utara Rita Nirmala, menjelaskan terhitung mulai 1 hingga 9 Agustus 2019, Sudin Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Utara telah melaksanakan rangkaian kegiatan pelaksanaan Hari Raya Idul Adha 1440 H yang dimulai dari sosialisasi terhadap 200 pengurus masjid dan panitia pemotongan hewan dari 150 masjid di Jakarta Utara.
Kemudian melakukan pemeriksaan kesehatan hewan di 161 tempat penampungan hewan kurban dengan jumlah hewan kurban mencapai 10.394 ekor.
Selanjutnya, pada Hari Raya Idul Adha hingga H+3 akan dilakukan pemeriksaan kesehatan hewan dan daging kurban di tempat-tempat pemotongan hewan kurban.
Pemeriksaan tersebut untuk mencegah masuk atau tertularnya penyakit hewan dari luar wilayah DKI Jakarta melalui hewan kurban sekaligus memastikan hewan kurban yang dijual telah memenuhi syarat kesehatan.
"Dari hasil pemeriksaan ditemukan hewan yang sakit ada 52 ekor, belum cukup umur 11 ekor, tidak memenuhi syarat sebagai hewan kurban karena cacat ada 3 ekor," jelas Rita.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/wakil-wali-kota-jakarta-utara-ali-maulana-hakim-saat-melepas-141-petugas.jpg)