Anies Baswedan Harap dengan Terbitnya Perpres KBL dapat Menekan Harga Mobil Listrik

Jika harganya sudah terjangkau, menurutnya, Pemprov DKI akan memastikan segera masuk dalam e-katalog Pemprov DKI Jakarta.

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat | Editor: Muhammad Zulfikar
bmwusa.com
BMW i3s, mobil listrik. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Setelah Perpres Kendaraan Bermotor Listrik (KBL) ditanda tangani Presiden RI Joko Widodo, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berencana alihkan kendaraan dinas Pemprov DKI menggunakan kendaraan listrik.

Namun, hal itu akan benar dilakukan Pemprov DKI jika harga kendaraan listrik itu dapat terjangkau.

"Jangan nanti Anies mau ganti mobil, jangan langsung ke sana. Begini, kami harap dengan adanya Perpres itu, harga kendaraan listrik terjangkau," kata Anies, di gedung Balai Kota Jakarta, Jumat (9/8/2019).

Sebab, dikatannya, saat ini harga kendaraan listrik lebih mahal tiga sampai empat kali lipat daripada harga mobil berbahan bakar.

"Secara ekonomis, berat. Karena dibanding reguler, bisa tiga sampai empat kali lipat lebih mahal. Bagaimana juga mobil adalah alat transportasi, mobil itu harus ekonomis," tutur Anies.

Anies Baswedan Berterima Kasih Kepada Jokowi yang Sudah Tandatangani Perpres Mobil Listrik

Jika harganya sudah terjangkau, menurutnya, Pemprov DKI akan memastikan segera masuk dalam e-katalog Pemprov DKI Jakarta.

"Kalau produknya sudah keluar, sampai di Indonesia terjangkau, Pemprov DKI akan segera masukan di e-katalog," kata Anies.

Begitu masuk e-katalog, sambungnya, maka Pemprov DKI akan membeli dan menggunakan mobil bertenaga listrik.

"Begitu masuk e-katalog, maka belanja mobil baru Pemprov DKU menggunakan kendaraan bersumber tenaga listrik," ucap Anies.

"Tapi jangan sampai harganya masih mahal, nanti pemborosan anggaran," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved