Terancam Hukuman Mati, Kurir Ganja Bermodus Mesin Kompresor Baru Bebas dari Penjara

Muhyi mengaku hanya mengetahui bahwa AI bekerja di kawasan Jakarta Barat, sedangkan istrinya memiliki usaha counter handphone entah di mana

Terancam Hukuman Mati, Kurir Ganja Bermodus Mesin Kompresor Baru Bebas dari Penjara
TribunJakarta/Bima Putra
AI saat diamankan anggota BNN di Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (8/8/2019) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, KRAMAT JATI - Satu dari enam kurir ganja 240 kilogram bermodus tukang tambal ban yang dicokok BNN di Jalan Batu Tumbuh Kelurahan Kramat Jati, pada Kamis (8/8/2019) merupakan residivis narkoba.

Muhyi (60), pemilik kontrakan tempat tersangka berinisial AI dan istrinya tinggal mengatakan, AI baru menghirup udara bebas tak sampai 5 bulan saat diringkus anggota BNN kemarin.

"Baru sekitar 3-4 bulan lah bebasnya. Dulu ditangkap polisi di rumahnya, kasus ganja juga. Ditangkapnya kalau enggak salah sama polisi dari Bekasi, dia dipenjara 4 tahunan lah," kata Muhyi di Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (9/8/2019).

Lantaran baru bebas, Muhyi tak mengetahui pasti apa yang dikerjakan AI sampai akhirnya dia menyewa kontrakan bersama istri sirihnya.

Muhyi mengaku hanya mengetahui bahwa AI bekerja di kawasan Jakarta Barat, sedangkan istrinya memiliki usaha counter handphone entah di mana.

"Waktu mau sewa kontrakan saya tanya sekarang sudah kerja, kata AI sudah, tapi saya enggak tahu kerjanya apa. Enggak enak juga kan tanyanya," ujarnya.

Muhyi tak memiliki prasangka buruk karena sehari-harinya AI tak pernah berbuat onar di wilayah lingkungan RW 09.

Pun dengan AS, DI, dan AJ yang juga ditetapkan jadi tersangka dan tercatat sebagai warga RW 09 Kelurahan/Kecamatan Kramat Jati.

"Sehari-harinya biasa saja, memang dia warga sini dari lama. Pas bayar juga enggak kayak orang banyak duit, baru balas satu bulan kok," tuturnya.

Halaman
12
Penulis: Bima Putra
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved