KH Maimun Zubair Wafat

Terhalang Pagar Besi, Istri Mbah Moen Saksikan Pemakaman Sang Ulama Dari Kejauhan: Berderai Air Mata

Karena aturan di tanah Arab, Nyai Heni, istri Mbah Moen yang melihat proses pemakaman sang suami di balik pagar besi.

Terhalang Pagar Besi, Istri Mbah Moen Saksikan Pemakaman Sang Ulama Dari Kejauhan: Berderai Air Mata
(MCH2019)
Nyai Heni Maryam saat menyaksikan pemakaman suaminya KH Maimoen Zubaer dari balik pagar besi pemakaman Ma’la. Nyai Heni dilarang mendekat ke pusara Mbah Moen karena aturan di Arab Saudi yang melarang perempuan masuk ke makam. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Muhammad Husain Sanusi Dari Makkah

TRIBUNJAKARTA.COM, MAKKAH - Senandung tahlil terdengar lirih keluar dari mulut perempuan paruh baya itu.

Tangannya gemetar terus menengadah, sambil terus menyenandungkan ke-Esaan Sang Khalik.

Dari balik pagar bertembok tebal dan berjeruji besi kokoh itu terlihat matanya tak beranjak menatap kerumunan ratusan bahkan ribuan orang yang berada sekitar 500 meter dari tempatnya berdiri.

Jelas tampak di raut wajahnya, keinginan untuk berada di tengah kerumunan itu.

Namun apa daya, aturan di tanah Saudi ini jelas.

Seluruh Masyarakat Indonesia Diajak Gelar Salat Gaib Doakan Almarhum KH Maimun Zubair

Kesedihan Megawati Ucapkan Belasungkawa untuk Mbah Moen Sebelum Pidato Politik di Kongres V PDIP

Silaturahmi dengan Habib Rizieq di Makkah, Putra Almarhum Mbah Moen Beberkan Alasannya

Perempuan, tak diperkenankan masuk ke dalam area pemakaman Ma’la.

Nyai Heni Maryam, hanya mampu memandang ribuan pelayat yang menghantar kepergian Sang Suami KH Maimoen Zubair dari balik pagar pemakaman Ma'la, Makkah.

Sesekali, dengan ujung jilbabnya ia tampak mengusap matanya.

Mungkin titik air mata tak kuasa ia tahan untuk keluar dari sepasang mata yang tersembunyi di balik kacamata hitamnya.

Halaman
1234
Editor: Siti Nawiroh
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved