Wakil Wali Kota Depok Bagikan 2.000 Besek Wadah Daging Hewan Kurban Secara Cuma-cuma

Pradi mengatakan, pihaknya mengimbau agar warga menggunakan wadah makanan seperti besek dari bambu, besek daun kelapa, daun jati, daun pandan

Wakil Wali Kota Depok Bagikan 2.000 Besek Wadah Daging Hewan Kurban Secara Cuma-cuma
TribunJakarta.com/Elga Hikari Putra
Besek bambu untuk membungkus daging kurban telah tersedia di minimarket milik PD Pasar Jaya di Pasar Kopro, Jakarta Barat, Rabu (7/8/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, DEPOK - Dalam rangka mendukung kebijakan nasional tentang pengurangan sampah, Pemerintah Kota Depok menerapkan sejumlah kebijakan menjelang Hari Raya Idul Adha 2019.

Kebijakan tersebut, tertuang didalam surat imbauan Wali Kota Depok dan ditandatangani oleh Mohammad Idris selaku orang nomor satu di Kota Depok.

Dikonfirmasi hal tersebut, Wakil Wali Kota Depok Pradi Supriatna tak menampik bahwa surat tersebut berisi imbauan pengurangan sampah pada saat pelaksanaan Hari Raya Idul Adha 2019 yang akan berlangsung pada Minggu (11/8/2019) mendatang.

Sejumlah poin imbauan yang tertuang didalam surat tersebut diantaranya adalah membawa kembali kertas atau korban yang digunakan untuk alas salat Idul Adha, menimbun limbah bekas kurban atau diolah menjadi pupuk, dan terakhir menghimbau agar warga tak menggunakan kantong plastik untuk pembagian daging kurban.

Pradi mengatakan, pihaknya mengimbau agar warga menggunakan wadah makanan seperti besek dari bambu, besek daun kelapa, daun jati, daun pandan, hingga besek daun pisang.

Bawakan Konsep Lion King, Modern Dance SMA Dian Harapan Semarakkan Pembukaan DBL 2019

Hal tersebut dilakukan, lantaran kantong plastik konvensional atau kantong plastik daur ulang lainnya merupakan benda yang cukup sulit terurai.

"Iya kami menghimbau agar warga membawa wadah makan atau besek yang terbuat dari bambu, daun jati, daun pandan, daun pisang, untuk membawa daging. Tidak menggunakan kantong plastik konvensional yang tidak mudah terurai dan kantong plastik hitam hasil daur ulang," jelasnya dikonfirmasi wartawan, Jumat (9/8/2019).

Pradi mengatakan dirinya pribadi menyiapkan 2.000 besek berbahan dasar dedaunan untuk warga secara cuma-cuma tanpa dipungut biaya.

"Kalau saya pribadi menyiapkan sekira 2.000 besek untuk dibagikan kepada warga. Kalau untuk keseluruhan per kecamatan saya belum konfirmasi lagi, nanti saya coba koordinasi lagi dengan dinas terkait perihal teknisnya," pungkasnya.

Penulis: Dwi putra kesuma
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved