Ambruknya Musala Pesantren Raudhatul Huffadzh Pondok Cabe, Sempat Dikira Hoaks

Pasalnya saat musala yang juga menjadi tempat mengaji 27 santri itu rubuh, sesaorang merekamnya dengan sempurna.

Ambruknya Musala Pesantren Raudhatul Huffadzh Pondok Cabe, Sempat Dikira Hoaks
TribunJakarta/Jaisy Rahman Tohir
Para santri Pesantren Raudhatul Huffadzh berdiri di depan musalanya yang ambruk, lokasi berada di bilangan Jalan Kemiri, Pondok Cabe Udik, Pamulang, Tangerang Selatan, Sabtu (10/8/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, PAMULANG - Ambruknya musala pesantren Raudhatul Huffadzh, Pondok Cabe Udik, Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel) sempat dikira hoaks.

Pasalnya saat musala yang juga menjadi tempat mengaji 27 santri itu rubuh, sesaorang merekamnya dengan sempurna.

Rekaman video yang belakangan viral di media sosial itu, pas sekali saat musala mulai bergetar, goyang di bagian pinggir atapnya sampai ambruk semua.

Dalam caption posting-an soal musala ambruk itu tertulis bangunan rubuh sendiri bukan disengaja.

Warga yang melihat video itu menyangsikan jika musala roboh dengan sendirinya.

"Dirobohin ini mah mungkin bangunan tua. Tapi masa bisa pas gitu videoinnya, ujar Baihaqi, wara Pondok Aren yang menyaksikan video itu.

Saat TribunJakarta.com ke lokasi, Muazzam, pembina asrama pesantren itu menjelaskan bahwa yang merekam runtuhnya bagian atap musala itu adalah istri dari ustaz yang sedang mengajar.

Waktu itu hari Rabu (7/8/2019), sebagian santri sedang menyetor hafalan Al-Quran di musala, namun kayu di bagian atas mulai terdengar suara mengeropos seperti mulai patah.

Sang ustaz pun langsung menginstruksikan untuk mengosongkan musala.

Sebelumnya, bangunan atap musala itu memang sudah berbentuk cembung ke bawah.

Plafon yang menahan kayu kerangka atap mulai menua karena usianya yang diperkirakan sudah 20 tahun.

Gagal Menang Lawan Bhayangkara FC, Pelatih Persija Jakarta Salahkan Kepemimpinan Wasit

Warga Tebet Temukan Mayat Bayi Laki-laki di Depan Taman Honda

Penyempelihan Hewan Kurban di Kampung Akuarium Usai Salat Idul Adha

"Memang ada yang menganggap hoaks. Jadi dari mulai suara patah-patah kayu itu ada sekitar hampir sejam sampai ambruk semua," ujar Muazam.

Jadi wajar jika detik-detik ambruknya musala bisa terekam.

"Adapun video yang rubuhnya itu, ada istri seorang ustaz berdiri di sini memegang HP. Sudah mulai menjelang rubuhnya terdengar suara yang semakin keras akhirnya diambillah gambar itu," jelasnya.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved