Bahas Masalah TKI di Malaysia, Mahathir: Kita Perlu Tangani karena Tak Akan Pernah Hilang

Perdana Menteri Malaysia Mahathir buka suara saat membahas berbagai permasalahan tenaga kerja Indonesia (TKI) di Negeri Jiran.

Bahas Masalah TKI di Malaysia, Mahathir: Kita Perlu Tangani karena Tak Akan Pernah Hilang
kompas.com
Mahathir 

Kendati demikian, Mahathir menekankan di sini bukan saja ada kerajaan namun juga berbagai orang dari latar belakang berbeda.

"Orang yang menjadi pekerja kadang-kadang mereka melakukan hal yang tak baik. Kadang-kadang mereka juga membantu. Jadi kita punya layanan terhadap orang asing, ada yang baik dan tak baik," papar Mahathir.

Penjelasan Berkurban Online Saat Idul Adha 2019, Ini Aturan Hukum dan Syarat Lengkapnya

Panduan Lengkap dan Doa Sembelih Kurban Idul Adha 2019, Apakah Wajib Hewan Jantan?

Meski terdapat berbagai permasalahan TKI di Malaysia, Mahathir menekankan agar masyarakat tak menyamaratakannya.

"Kita tak boleh menyamaratakan, ada dua sampai tiga kejadian buruk kemudian mengklaim nasib TKI di Malaysia semuanya tak baik," jelas Mahathir.

Bahkan, Mahathir membongkar bahwa banyaknya orang Indonesia yang bertempat tinggal di Malaysia.

Hal tersebut diketahui dari banyaknya 1,5 juta rakyat Indonesia menyuarakan Pemilu 2019 di Negeri Jiran tersebut.

Banyaknya rakyat Indonesia di Malaysia, lanjut Mahathir, menandakan bahwa keberadaan masyarakat Indonesia telah lama disana.

Ikut Lomba Makan Kerupuk di Gathering Family Istana Bogor, Ekspresi Jan Ethes Tuai Sorotan

Hadir di Ulang Tahun Putri Kahiyang Ayu, Penampilan Selvi Ananda Ramai Diperbincangkan

"Mereka sudah ada di sini sejak lama, saya sendiri juga memiliki keluarga di Indonesia," aku Mahathir.

"Jadi hubungan Indonesia dan Malaysia itu sangat dekat dan emosional?" tanya Najwa Shihab.

"Kita dulu antara Malaysia dan Sumatra tak mengalami kondisi yang sama. Sumatra dijajah oleh Belanda, Malaysia dijajah Inggris tetapi masyarakatnya tak menganggapnya sebagai hal yang memisahkan. Mereka terbiasa," papar Mahathir.

Halaman
1234
Penulis: Kurniawati Hasjanah
Editor: Y Gustaman
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved