Breaking News:

Idul Adha 2019

Gereja Katedral Siapkan Parkir Kendaraan untuk Umat Muslim yang Salat Idul Adha di Masjid Istiqlal

"Gereja Katedral sudah tiap tahun selalu membantu Masjid Istiqlal untuk memberi lahan parkir bagi umat Muslim yang ingin salat Idul Adha," katanya.

KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO - RODERICK ADRIAN MOZES
Lanskap Gereja Katedral, Masjid Istiqlal, dan Monumen Nasional, Jakarta Pusat, Senin (28/7/2014). Editor: Anita K Wardhani 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, SAWAH BESAR - Gereja Katedral menyediakan lahan parkir kendaraan untuk umat Muslim yang bakal salat Idul Adha di Masjid Istiqlal, besok atau Minggu (11/8/2019).

Hal itu disampaikan oleh Humas Gereja Katedral, Susyana, saat mewakilkan Gereja Katedral dalam menyerahkan sapi kurban, di area Masjid Istiqlal, Sabtu (10/8/2019).

"Gereja Katedral sudah tiap tahun selalu membantu Masjid Istiqlal untuk memberi lahan parkir bagi umat Muslim yang ingin salat Idul Adha," kata Susyana.

Lahan parkir yang disediakan, menurutnya mampu menampung sekitar 80 mobil.

Kepala Humas Gereja Katedral, Susyana (kanan), sedang berkomunikasi dengan panitia hewan kurban Masjid Istiqlal, Adhiyani (kiri), di area Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Sabtu (10/8/2019).
Kepala Humas Gereja Katedral, Susyana (kanan), sedang berkomunikasi dengan panitia hewan kurban Masjid Istiqlal, Adhiyani (kiri), di area Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Sabtu (10/8/2019). (TRIBUNJAKARTA.COM/MUHAMMAD RIZKI HIDAYAT)

"Di seputar depan gereja saja, mungkin sekitar 80 sampai 100 mobil," ucapnya.

Sementara, untuk kendaraan motor, lahan parkir Gereja Katedral mampu menampung sekitar 50 motor.

"Motor mungkin kurang lebih 50 kendaraan ya," ujar Susyana.

Sebetulnya, kegiatan Misa akan dilakasanakan pada hari Minggu di Gereja Katedral.

Namun, pihak Gereja Katedral bersedia memundurkan waktunya guna memberi kebaikan kepada umat Muslim agar bisa menunaikan salat Idul Adha.

"Misa di pagi hari ada 3 kali, pukul enam, delapan, dan setengah sebelas pagi. Nah, dalam rangka Idul Adha, seperti waktu Idulfitri di hari Minggu, kami pun menyesuaikan jam untuk misa jadi jam sepuluh dan dua belas siang," tutur Susyana sambil tersenyum.

"Sehingga, paginya itu bisa memberikan keleluasaan untuk saudara-saudara kita yang melakukan solat id," kata Susyana.

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved