Breaking News:

Idul Adha 2019

Khawatir Perlambat Kerja, Panitia Masjid At-Tin Tidak Gunakan Besek Bambu Wadah Daging Kurban

Tak hanya itu, Sumber Daya Manusia (SDM) yang terbatas juga menjadi faktor lain tak mewacanakan penggunaan besek bambu.

TribunJakarta/Nur Indah Farrah Audina
Ketua Panitia Kurban pada Idul Adha 1440 H, Wahyudi, Sabtu (10/8/2019) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, MAKASAR - Pihak Masjid Agung At-tin, Makasar, Jakarta Timur menghindari penggunaan besek bambu dalam pengepakan daging kurban. Menurut panitia, penggunaan besek bambu sebagai wadah daging kurban bisa dikhawatirkan memperlambat kinerja panitia distribusi daging.

Hal ini diungkapkan oleh Ketua Panitia Kurban Masjid Attin, Wahyudi.

Suasana di Masjid Agung Attin, Makasar, Jakarta Timur, Sabtu (10/8/2019)
Suasana di Masjid Agung Attin, Makasar, Jakarta Timur, Sabtu (10/8/2019) (TribunJakarta/Nur Indah Farrah Audina)

"Kalau sistem kita kan perwakilan yang mengambil daging kurbannya. Sehingga dari plastik bening itu dimasukan saja ke dalam karung sesuai jumlahnya supaya cepat karena ribuan daging yang kita bagikan. Tapi kalau pakai besek bambu khawatir memperlambatan kinerja kerja kita," terangnya pada TribunJakarta.com, Sabtu (10/8/2019).

Tak hanya itu, Sumber Daya Manusia (SDM) yang terbatas juga menjadi faktor lain tak mewacanakan penggunaan besek bambu.

"Meskipun pemotongan dari pihak Tapos (peternakan) tetap saja kita dituntut cepat pada proses pengepakan. Kalau pakai plastik langsung masukan dalam karung kelar. Tapi kalau pakai besek bambu kita harus susun secara rapi dan tentunya tak cukup dimuatkan dalam satu karung ketika jumlah dagingnya banyak. Sebab secara ukuran kan beda juga dengan plastik," sambungnya.

Oleh sebab itu, meakipun tahun ini masih menggunakan plastik bening biasa, pihak Masjid Attin hanya akan menggunakan plastik ramah lingkungan untuk tahun berikutnya.

Untuk diketahui, tahun ini 4 ribu bungkus daging kurban siap dibagikan pada esok hari, Minggu (11/8/2019). Pembagian dilakukan menjadi dua sesi yakni siang dan sore hari, bada ashar.

Untuk tahun ini, pembagian daging kurban cukup bertambah karena Masjid At-tin juga mendapatkan empat ekor sapi dari PT Humpuss Intermoda Transportasi.

4 Ribu Bungkus Daging Kurban Siap Dibagikan di Masjid At-tin Melalui Perwakilan Penanggung Jawab

Timnas U-18 Indonesia Hajar Brunei 6-1: Ini Para Pencetak Gol

Masjid Agung Al Barkah Bekasi Gunakan Kantong Ramah Lingkungan Wadah Daging Kurban

Sehingga jumlah sapi di Masjid At-tin saat ini berjumlah 23 ekor dan 19 ekor sisanya dari keluarga cendana.

Wahyudi menambahkan pihaknya pesimis akan mendapatkan tambahan hewan kurban lagi. Sebab selama ini hewan kurban selalu berasal dari keluarga cendana.

Kalau pun ada dari warga sekitar, jenis hewan kurbannya ialah kambing/domba. Namun beberapa tahun belakangan diakuinya ada pemberian sapi dari warga yang disembelih di Masjid At-tin.

Penulis: Nur Indah Farrah Audina
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved