Idul Adha 2019

Masjid Agung Al Barkah Bekasi Gunakan Kantong Ramah Lingkungan Wadah Daging Kurban

Panitia Kurban Masjid Agung Al Barkah Pemerintah Kota Bekasi berencana memakai kantong ramah lingkungan untuk mendistribusikan daging kurban

TribunJakarta/Yusuf Bachtiar
Masjid Agung Al Barkah di Alun-alun Jalan Veteran Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Panitia Kurban Masjid Agung Al Barkah Pemerintah Kota Bekasi berencana memakai kantong ramah lingkungan untuk mendistribusikan daging kurban saat perayaan Idul Adha 1440 yang jatuh pada, Minggu (11/8/2019) besok.

Ketua Panitia Kurban Masjid Agung Al Barkah, Raden Raden Sutiarna Aldi mengatakan, pihaknya berupaya ingin mendukung imbauan dari Pemerintah Kota Bekasi agar mengurangi limbah plastik.

"Sebernya kita arahnya ke besek, tapi karena waktunya mepet kita ganti pakai kantong ramah lingkungan. Kantong yang mudah terurai ya Insya allah kita pakai kantong itu," kata Aldi kepada TribunJakarta.com, Sabtu (10/8/2019).

Adapun untuk Idul Adha tahun ini, Panitia Kurban Masjid Agung Al Barkah menyiapkan sebanyak 2000 kupon daging kurbon untuk dibagikan kepada mustahik dan warga Kelurahan Margajaya yang tinggal di sekitar lingkungan masjid.

"Ada dua mekanisme distribusi daging kurban, pertama untuk warga sekitar lingkungan masjid kita kordinasi dengan RT setempat dan kedua kita bagikan langsung untuk mustahik seperti gepeng (gelandangan dan pengemis)," ungkap Aldi.

Sebelumnya, Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kota Bekasi menghimbau warga agar menggunakan kantong ramah lingkungan untuk membungkus daging kurban.

Hal ini dilakukan selain untuk kampanye pengurangan sampah plastik, kantong ramah lingkungan dinialai lebih baik dan tidak mempengaruhi kualitas daging kurban ketika dimasak untuk santapan keluarga.

"Kita sudah ada instruksi dari walikota, sudah ada perwalnya (peraturan walikota) juga untuk mengurangi kantong plastik dengan diganti kantong organik," kata Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas LH Kota Bekasi, Kustantinah beberapa waktu lalu.

Himbauan ini kata Kustantinah sudah dilakukan bukan hanya menjelang perayaan Idul Adha, Pemkot sebelumnya juga telah menginstruksikan kepada ritel dan pedagang pasar agar sama-sama mengurangi penggunaan kantong plastik.

"Kita sosialisasi dengan mengumpulkan ritel-ritel, kemudian ke lurah camat pada saat minggon, Ya kan kita nggak bisa melarang total, ini pembatasan, himbauan, harus ada kesadaran juga dari masyaeakatnya," jelas dia.

Begini Reaksi Ayah Dinar Candy saat Tahu Anaknya Bekerja Sebagai DJ dan Sering Berpakaian Seksi

Penyempelihan Hewan Kurban di Kampung Akuarium Usai Salat Idul Adha

Masjid Agung Al Barkah Bekasi Siapkan 2.000 Kupon Daging Kurban

Pemkot Bekasi juga sejauh ini belum bekerja sama dengan vendor produsen kantong plastik ramah lingkungan. Namun, Kustantinah menilai banyak cara dapat dilakukan untuk mengurangi penggunaan kantong plastik.

Diantaranya kata dia, membiasakan pengunaan tas belanja yang bisa digunakan beberapa kali atau bisa juga menggunakan besek seperti yang terbuat dari anyaman bambu.

"Kita himbau, kita sarankan masyarakat agar mau ikut terlibat langsung dalam kampanye mengurangi sampah plastik salah satunya tidak lagi menggunakan kantong berbahan plastik sekali pakai," jelas dia.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved