DBL DKI Jakarta 2019

Pelatih SMA Bukit Sion Jakarta Percaya Diri Bisa Pertahankan Gelar Juara Honda DBL DKI Jakarta

Meski begitu, Jap Ricky enggan terlalu memikirkan hal tersebut dan lebih memilih membangun komposisi tim yang solid.

TRIBUNJAKARTA.COM/WAHYU SEPTIANA
Pelatih kepala SMA Bukit Sion Jakarta, Jap Ricky Lesmana saat ditemui setelah menjalani laga perdana di Honda DBL DKI Jakarta West Region 2019 di GOR Grogol, Jakarta Barat, Jumat (9/8/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Wahyu Septiana

TRIBUNJAKARTA.COM, GROGOL PETAMBURAN - Pelatih kepala SMA Bukit Sion Jakarta, Jap Ricky Lesmana bertekad membawa timnya kembali menjadi yang terbaik di ajang Honda DBL DKI Jakarta 2019.

Pada keikutsertaan sebelumnya, Jap Ricky sukses mempersembahkan gelar juara DBL DKI Jakarta West Region 2018 dan juga DBL Jakarta Championship 2018.

Kegemilangan SMA Bukit Sion Jakarta di musim lalu diharapkan bisa kembali terulang saat berlaga di Honda DBL DKI Jakarta Series 2019.

"Sama tentunya target saya back to back bisa persembahkan gelar juara. Siapa pun pelatih pasti mau bawa timnya juara," ucap Jap Ricky kepada TribunJakarta, Jumat (9/8/2019).

Jadwal Lengkap Hari Kedua Honda DBL DKI Jakarta West Region 2019: Tim Putri Siap Unjuk Gigi

Di tahun 2019, peta persaingan antar sekolah diyakini akan semakin ketat mengingat minat dan penambahan kouta peserta yang mendaftar di Honda DBL DKI Jakarta semakin meningkat.

Meski begitu, Jap Ricky enggan terlalu memikirkan hal tersebut dan lebih memilih membangun komposisi tim yang solid.

"Saya tidak bisa memprediksi dan melihat kualitas tim lawan. Tapi saya hanya fokus persiapan tim ini agar bisa lebih baik lagi kedepannya," tambahnya.

Komposisi pemain SMA Bukit Sion di tahun ini mengalami perubahan lantaran ditinggal beberapa pilar pentingnya yakni Darryl Sebastian, Samuel Augusto, dan lainnya.

Kehilangan beberapa pilar utamanya tidak membuat tim kepelatihan SMA Bukit Sion Jakarta kelimpungan.

Jap Ricky menilai proses regenerasi yang baik dan juga strategi yang diberikan bisa membuat tim SMA Bukit Sion Jakarta lebih kuat kedepannya.

"Kehilangan beberapa pemain penting menurut saya sama saja. Dengan amunisi baru, main basket itu dengan tim dan bukan hanya individu saja. Bermain basket itu terorganisasi dan terorganisir dengan rapih dan baik. Semuanya agar bisa menyerang dengan lebih mudah lagi," kata Jap Ricky.

Penulis: Wahyu Septiana
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved